Home / Gema Sriwijaya / DPRD Muba Sampaikan Dua Raperda Prakarsa

DPRD Muba Sampaikan Dua Raperda Prakarsa

Suasana Rapat Paripurna di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Senin (3/12). (Foto-Istimewa)

Sekayu, KoranSN

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyampaikan penjelasan dua rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Raperda tentang Retrebusi Pelayanan Tera/Tera Ulang, dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan III Rapat ke-29, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Muba, Senin (3/12).

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Muba Jon Kennedi dan dihadiri Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, FKPD, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba H Rusli SP MM, serta Perangkat Daerah Muba.

Penjelasan dua Raperda Prakarsa tersebut disampaikan oleh Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Muba, Tapriansyah.

Dalam penjelasannya dikatakan, tujuan pembentukan Raperda tentang Pengelolaan Zakat, Infak dan Sedekah yakni, untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Kemudian meningkatkan manfaat zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan, serta meningkatkan daya guna dan hasil guna juga pelayanan bagi masyarakat yang menunaikan zakat, infak, dan sedekah.

Baca Juga :   103 Kepala Sekolah di Empat Lawang Dilantik

“DPRD Muba menyadari bahwa perlindungan terhadap masyarakat dan urusan sosial merupakan urusan wajib Pemerintah Daerah. Kita semua juga harus menyadari bahwa APBD Muba memiliki keterbatasan dalm pembiayaan penyelenggaraan urusan-urusan sosial. Untuk itu kita membutuhkan kreativitas untuk menggali potensi-potensi dan mengikutsertakan peran aktif masyarakat dalam membangun Kabupaten Muba dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lanjutnya, untuk pembentukan Raperda tentang Retribusi Pelayanan Tera/Tera Ulang berdasarkan terbitnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah telah mengubah beberapa kewenangan urusan Pemerintah Daerah. Beberapa kewenangan Provinsi menjadi menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten/Kota.

Baca Juga :   Bupati OI Serius Berikan Beasiswa Sekolah di Amerika

Salah satu kewenangan provinsi menjadi kewenangan pemerintah daerah adalah penyelenggaraan metrologi legal. Dalam ketentuan pembagian nomor 5 urusan pemerintahan sub urusan standarisasi dan perlindungan konsumen diserahkan ke daerah terkait dengan pelaksanaan Metrologi Legal berupa Tera/Tera Ulang dan Pengawasan.

“Berdasarkan hal tersebut, untuk dapat menyelenggarakan pelayanan tera/tera ulang dan dasar hukum dari penetapan retribusi pelayanan tera/tera ulang maka diwajibkan Pemerintah Kabupaten memiliki Peraturan Daerah tentang Tera/Tera Ulang terlebih dahulu, selain mempersiapkan sumber daya manusianya dan sarana prasarana pendukung,” imbuhnya. (tri)


Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Pemkab Empat Lawang Kerjasama dengan UGM

Empat Lawang, KoranSN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta sepakat ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.