Rabu , Januari 23 2019
Home / Politik dan Pemerintahan / DPRD Sumsel Gelar Rapat Paripurna PAW

DPRD Sumsel Gelar Rapat Paripurna PAW

Wakil Ketua DPRD Sumsel, Chairul S Matdiah saat melantik M. Subhan menggantikan (Alm) Muhammad Tukul. (foto-humas dprd sumsel)

Palembang, KoranSN

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel menggelar rapat paripurna pelantikan Pengganti Antar Waktu (PAW) atas nama M. Subhan yang menggantikan (Alm) Muhammad Tukul, yang meninggal dunia pada 22 November 2017 lalu.

Rapat paripurna dipimpin oleh Plt Ketua DPRD Sumsel Uzer Effendi, dihadiri Sekda Sumsel Nasrun Umar, jajaran pimpinan dan anggota DPRD Sumsel dan tamu undangan lainnya, Senin (12/3/2018). Sedangkan pengucapan sumpah dan janji dipandu oleh Wakil Ketua DPRD Sumsel Chairul S Matdiah.

Dalam kesempatan itu, Uzer Effendi menjelaskan, pelantikan M. Subhan sesuai keputusan Mendagri nomor 161.16-341 tahun 2018 tanggal 26 Februari 2018 tentang Pengangkatan PAW DPRD Sumsel. M. Subhan berasal dari Fraksi PKS daerah pemilihan (Dapil) Musi Rawas, Lubulinggau dan Muratara.

Baca Juga :   Besok, Pendaftaran Calon Panwas Muba Ditutup
M. Subhan saat membacakan sumpah janji Anggota DPRD Sumsel.

“Sesuai dengan undang-undang (UU) nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah pasal 143 ayat (1) jungto pasal 106 Peraturan Pemerintah nomor 16 tahun 2010 jungto pasal 9 ayat (1) peraturan KPU nomor 6 tahun 2017 bahwa Anggota DPRD yang berhenti antarwaktu digantikani oleh calon yang memperoleh suara sah terbanyak urutan berikutnya dalam daftar peringkat perolehan suara dari Parpol yang sama pada Dapil yang sama,” jelas Uzer.

Sementara itu, ditemui usai dilantik, M. Subhan mengatakan Muratara merupakan daerah perbatasan yang membutuhkan perjuangan untuk bersaing dengan daerah-daerah lain, terutama di bidang infrastruktur.

Baca Juga :   Wagub Sumsel Lepas Kontingen Pesparani Berlaga di Ambon

“Muratara ini berbatasan dengan Jambi, yang memang secara infrastruktur kita masih kurang, terutama di jalan. Harga komoditi termasuk perjuangan, dimana harga komoditi terutama di Muratara ini bergantung dengan karet, belum lama ini harga karet baru turun, ini akan menjadi perhatian, termasuk kita harap ada perhatian dari pemerintah provinsi karena ini berkaitan dengan perekonomian di Sumatera Selatan,” pungkasnya. (awj)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Herman Deru Ingin Pusri Tetap Jadi Kebanggaan Sumsel

Palembang, KoranSN Meski sudah berstatus holding, Gubernur Sumsel H.Herman Deru meminta PT.Pupuk Sriwijaya (Pusri) tetap ...