DPRD Sumsel Sampaikan Tuntutan Umat Islam ke Mendagri

M. Yansuri
M. Yansuri

Palembang, KoranSN

DPRD Sumsel secara resmi akan menyampaikan aspirasi umat Islam Sumsel terhadap pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama atau Ahok soal Surat Al-Maidah ayat 51 yang dinilai sebagai pelecehan dan penistaan terhadap Agama Islam ke Kemendagri dan Mabes Polri yang ditembuskan ke Polda Sumsel.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumsel, M, Yansuri usai menggelar rapat pimpinan DPRD Sumsel bersama ketua – ketua Fraksi DPRD Sumsel, Selasa (11/10/2016).

“Kita akan meneruskan apa yang diinginkan oleh pendemo. Semua yang diminta, seperti pidana, dihukum, dicopot akan kita sampaikan ke Kemendagri dan Mabes Polri, tembusan ke Polda Sumsel,” ungkap Yansuri.

Menurut Yansuri, unjuk rasa umat Islam di Sumsel, Senin (10/10/2016) murni merupakan ketersinggungan terhadap pernyataan Gubernur DKI Jakarta Ahok tentang Surat Al-Maidah ayat 51, dan tidak ada kaitannya sama sekali dengan Pilkada DKI.

Baca Juga :   Dewan Sumsel Minta Usut Tuntas Isu Jual Beli Bangku Sekolah

Diberitakan sebelumnya, ratusan umat Islam yang tergabung dalam sejumlah organisasi, di antaranya HMI, PII, KAHMI, FUI, FPI, HTI, MUI,,RMI, NU, Muhammadiyah, Humanika, FMI, SIJARUM dan MASIKA, berunjuk rasa mendesak agar Ahok dicopot dari jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta, dan mendesak agar Ahok dikenakan sanksi pidana penjara.

“Target kita hanya satu, penjarakan Ahok. Saat inilah kita bersatu padu. Kalau Bareskrim, Kapolri tidak mempidanakan, ada apa dengan mereka,” kata Ustadz Umar Abdul Azis dari FPI, dalam orasinya di halaman gedung DPRD Sumsel, Senin (10/10).

Baca Juga :   KPU Sumsel Pastikan Tak Ada Tes Kesehatan Ulang

Menurutnya, pernyataan Ahok soal Surat Al-Maidah ayat 51 tidak mencerminkan sosoknya sebagai panutan rakyat, apalagi dengan statusnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

“Barang siapa yang menafsirkan Alquran dengan logika dan pemikirannya, dia salah meskipun benar. Apalagi kalau Alquran di logikakan dan ditafsirkan oleh orang diluar Islam. Ini adalah penghinaan dan kita tidak terima,” teriak Umar Abdul Azis. (awj)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Pulang Kampung, Nazaruddin Ajak Masyarakat Musi Rawas Menangkan Paslon Bupati dan Wabup Ramah-Berarti

Palembang, KoranSN Tokoh Masyarakat Kabupaten Musi Rawas yang juga merupakan pensiunan Jaksa dan mantan Ketua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.