Home / Advetorial / DPRD Sumsel Setujui Pemekaran Kabupaten Gelumbang

DPRD Sumsel Setujui Pemekaran Kabupaten Gelumbang

Juru Bicara Komisi I DPRD Sumsel Aslam Mahrom usai membacakan hasil penelitian terkait pemekaran Gelumbang dari Kabupaten Muara Enim. (foto/Humas DPRD Sumsel)

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel dan Gubernur Sumsel sepakat menyetujui pemekaran Kabupaten Gelumbang dari Kabupaten Muara Enim. Kesepakatan itu tertuang dalam penandatangan keputusan bersama DPRD Sumsel dengan Gubernur Sumsel dalam Rapat Paripurna DPRD Sumsel XL dengan agenda Persetujuan Pemekaran Kabupaten Gelumbang, Jumat (9/2/2018).

Selanjutnya, kesepakatan pemekaran Kabupaten Gelumbang ini akan dikirimkan ke Presiden RI melalui Mendagri RI, DPR RI dan DPD RI.

Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramandha N Kiemas dan dihadiri Gubernur Sumsel H Alex Noerdin. Paripurna ini juga dihadiri Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar, Anggota DPRD Sumsel, Anggota DPRD Muara Enim, Kepala Dinas dan Kepala Badan Pemprov Sumsel serta tokoh masyarakat Gelumbang.

Juru Bicara Komisi I DPRD Sumsel Aslam Mahrom yang membacakan laporan Komisi DPRD Sumsel terhadap persetujuan pemekaran Kabupaten Gelumbang mengatakan, Komisi I DPRD Sumsel berkesimpulan bahwa Gelumbang layak dimekarkan menjadi kabupaten.

Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas bersama Gubernur Sumsel Alex Noerdin usai penandatanganan persetujuan pemekaran Kabupaten Gelumbang. (foto/Humas DPRD Sumsel)

“Kepada pimpinan DPRD Sumsel dan berbagai pihak yang membantu pelaksanaan tugas Komisi I dalam pembahasannya kami ucapkan terima kasih dan penghargaan setingginya semoga Allah SWT melimpahkan rahmatnya kepada kita semua,” kata Aslam.

Ketua DPRD Provinsi Sumsel HM Giri Ramandha N Kiemas mengatakan, setelah ini akan dilakukan proses ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk dilakukan kajian ulang, terkait pemekaran Kabupaten Gelumbang.

“Saya meminta komisi 1 untuk secepatnya memproses pemekaran Kabupaten Gelumbang. Karena ada moratorium, maka kita tunggu setelah moratorium dicabut. Kita akan membuat skor pemekaran Kabupaten Gelumbang ini baik, sehingga jadi prioritas pertama setelah moratorium dicabut, agar bisa menjadi UU,” ujarnya.

Menurutnya, tahapan yang akan dilalui dalam pemekaran Kabupaten Gelumbang adalah kajian di Kemendagri dan DPR RI. “Sekarang ada moratorim sehingga tidak bisa mengeluarkan UU. Sembari menunggu kita siapkan dulu administrasi, jadi ketika moratorium dicabut bisa dijadikan UU,” katanya.

Gubernur Sumsel Alex Noerdin bersalaman dengan Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar. (foto/Humas DPRD Sumsel)

Sementara itu, Gubernur Sumsel Alex Nordin mengatakan, Gubernur dan DPRD Sumsel akan membawa proses pemekaran Kabupaten Gelumbang ke Mendagri dan DPR RI.

“Kita kawal terus. Karena tidak sabar lagi Kabupaten Gelumbang dibentuk. Dak usah ragu, akan saya kawal terus sampai terbentuk. Insya Allah jadi kenyataan Gelumbang jadi kabupaten ke 18. Kalau niat baik untuk mempercepat pembangunan insya Allah akan terwujud,” pungkasnya.

Bupati Muara Enim Muzakir Sai Sohar menambahkan, pihaknya sangat mendukung pemekaran Kabupaten Gelumbang. Pasalnya, jarak Gelumbang ke Muara Enim sekitar 130 Km. “Kita dorong pemekaran Kabupaten Gelumbang. Silahkan dipercepat prosesnya. Alhamdulilah sudah mendapat tanggapan dari DPRD Sumsel,” bebernya.

Pimpinan dan Anggota DPRD Sumsel bersama Gubernur Sumsel Alex Noerdin bersilaturahmi dengan masyarakat Gelumbang usai Rapat Paripurna DPRD Sumsel. (foto/Humas DPRD Sumsel)

Muzakir berharap dengan terbentuknya Kabupaten Gelumbang, bisa mempercepat pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. “Potensi PAD jika Gelumbang terbentuk menjadi kabupaten bisa melebihi Kabupaten Empat Lawang dan OKUS. Karena Gelumbang kaya akan migas, dan batubara. Apalagi Gelumbang memiliki sungai yang bisa dijadikan PLTU. Sehingga PAD awal Gelumbang bisa mencapai Rp 500-600 miliar,” paparnya.

Presidesium pemekaran Kabupaten Gelumbang, H Radi Kodim menuturkan, pihaknya akan terus mengawal pembentukan Kabupaten Gelumbang. “Kita akan kawal prosesnya sampai Kabupaten Gelumbang terbentuk,” ucapnya.

Kabupaten Gelumbang mempunyai 6 kecamatan, yaitu Kecamatan Gelumbang, Kecamatan Lembak, Kecamatan Sungai Rotan, Kecamatan Muara Belida, Kecamatan Kelekar, dan Kecamatan Belida Darat. (awj/adv)

Publisher : Anton Wijaya

Anton Wijaya

Lihat Juga

Febby & Gatot Akhiri Masa Lajang

Palembang, KoranSN Dewi Febrina Isnaini SE yang akrab disapa Febby dan Gatot Sulindro SE (Gatot) ...

error: Content is protected !!