Dua Desa Tak Miliki Areal Sawah

Drs Farhan Berza MM MBA. (foto-dok/robby/koransn.com)

Lahat, KoranSN

Dua desa di Lahat yakni, Lawang Baru dan Lama, Kecamatan Muara Payang hingga saat ini sama sekali tidak memiliki areal sawah sehingga masyarakat setempat bergantung dengan bercocok tanam kopi.

“Panen kopi, selain itu, warga di sana juga melakukan pekerjaan upahan ke pemilik sawah berada di desa maupun kecamatan lainnya, sebagai tambahannya,” kata Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lahat, Drs Farhan Berza MM MBA, ditemui, di ruang kerjanya, Selasa (16/5/2017).

Farhan menyebutkan, tidak kurang 800 kepala keluarga (KK), dari dua desa tersebut tidak memiliki areal persawahan. Hal itu ditemukan sejak tahun 2013 lalu dan sampai sekarang belum ada lokasi persawahan.

Baca Juga :   Sabu-Sabu Senilai Rp 500 Juta Dimusnahkan

“Mestinya berikan bibit berkualitas, pupuk dicukupi, pendistribusian pupuk harus diambil dari Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini dinas pertanian guna menyokong warga mencukupi pupuk,” ungkapnya.

Semestinya, sambung dia, masyarakat bisa mengakui peran dari Pemda ada, jangan hanya menjalankan program-program tidak jelas. “Sehingga masyarakat dapat menikmati bibit yang dibagikan tersebut, agar sekiranya program bisa dioptimalkan dalam memanen padi,” tukas Farhan.

Sementara itu, salah satu petani asal Lawang Agung Baru yang tidak mau disebutkan namanya membenarkan, jika memang di desa tersebut tidak ada persawahan, sehingga mayoritas penduduk mengambil upahan mengarap sawah milik orang lain.

Baca Juga :   10 Program Pokok PKK di Muara Enim Dinilai

“Au, kalu dide makitu makmane kami nak makan, nyabun, anak nak sekolah pule. Jadi, kami ngarap sawah jeme lain buat tambahan idup,” pungkasnya. (rob)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kadinkes Sumsel: Banyuasin Agresif, Penanganan Covid Sangat Baik

Banyuasin, KoranSN Pencegahan dan penanganan dampak Covid-19 yang telah dilakukan Pemkab Banyuasin, dalam hal ini …