Dua Kali Ditemui Sekwan, Pendemo Buat Kesepakatan Melalui Handphone

Sekretaris DPRD Sumsel Ramadhan S Basyeban saat menemui pendemo. (foto-Humas DPRD Sumsel)

Palembang, KoranSN

Ratusan mahasiswa yang berasal dari gabungan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Sumsel, kembali harus kecewa, setelah aksi demonya kembali hanya ditemui Sekretaris DPRD Sumsel Ramadhan S Basyeban, Rabu (21/3/2018). Pendemo pada akhirnya membubarkan diri setelah membuat kesepakatan dengan Plt Ketua DPRD Sumsel Uzer Effendi meski hanya melalui handphone.

Kedatangan mahasiswa ini sebenarnya diluar jadwal kesepakatan sebelumnya di saat mereka demo, Kamis (15/3/2018) lalu. Saat itu, mahasiswa dan sekretariat dewan sudah sepakat bahwa pimpinan DPRD Sumsel akan menemui mereka pada Senin (19/3/2018). Namun, rencana pertemuan untuk menyampaikan aspirasi itu batal, karena mahasiswa tidak hadir.

Pantauan KoranSN.com, ratusan mahasiswa kembali mendatangi gedung DPRD Sumsel pada Rabu (21/3). Seperti demo sebelumnya, tak satupun anggota dewan yang menemui, karena bertepatan dengan itu, mereka sedang melakukan kunjungan kerja dalam rangka pembahasan dan penelitian 6 Raperda.

Baca Juga :   Upah Minimum Provinsi Sumsel Naik Rp 200 Ribuan, Sebelumnya Rp 2.388.000.

Mahasiswa pun kembali kecewa. Kekecewaan itu dilampiaskan melalui orasi dari masing-masing perwakilan mahasiswa. Mereka juga masih ngotot untuk memasuki ruang paripurna, meski dikawal ketat aparat kepolisian.

Setelah terjadi orasi panjang, perwakilan pendemo akhirnya setuju melakukan rapat di ruang Banggar. Dalam kesempatan itu, melalui sambungan telepon seluler, pendemo yang diwakili koordinator aksi yang juga Presiden Mahasiswa Universitas Mahasiswa (Unsri), Trisno, akhirnya bersepakat dengan Plt Ketua DPRD Sumsel untuk bertemu dan menyampaikan aspirasi pada Senin, 26 Maret 2018. Kesepakatan itu pun dituangkan dalam perjanjian tertulis (MoU).

“Ini sudah dua kali kami ingin sampaikan aspirasi tetapi tidak pernah bertemu. Harapan kami, aspirasi kami ini dapat diakomodir oleh dewan,” kata Trisno.

Pernyataan Trisno ini dijawab langsung oleh Plt Ketua DPRD Sumsel Uzer Effendi yang berkomunikasi melalui handphone. “Hari Senin (19/3) saya sudah siapkan waktu untuk menerima, tetapi kalian tidak datang. Kalau masih bersedia, hari Senin (26/3) mendatang habis zuhur, di ruang Banggar kita dialog,” kata Uzer.

Baca Juga :   Aset Bermasalah Segera Dieksekusi

Sebelumnya, Koordinator Aksi yang juga Presiden Mahasiswa Universitas Mahasiswa (Unsri), Trisno mengungkapkan rasa kecewanya setelah tidak satupun anggota dewan yang menemui mereka. Padahal katanya, persoalan yang mereka suarakan adalah permasalahan rakyat.

“Kami ingin menyampaikan tuntutan menolak kenaikan harga BBM dan impor beras. Tapi dari 75 anggota DPRD Sumsel tidak ada satupun ada ditempat. Kami menunggu dari siang tapi kami tidak direspon dengan baik,” tukasnya. (awj)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Pengurus Baznas Harus Mampu Jaga Kepercayaan Muzakki

Palembang, KoranSN Gubernur Sumsel, H Herman Deru secara resmi melantik Pengurus Badan Amil Zakat Nasional …