Senin , Januari 21 2019
Home / Lacak / Dua Pembunuh di Pasar 16 Ditangkap

Dua Pembunuh di Pasar 16 Ditangkap

Persatuan Jaksa Indonesia
Kedua tersangka pembunuhan saat diamankan di Polresta Palembang. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Ferdiansyah (30) dan Gabak (30), dua warga yang tinggal di Jalan Depaten Baru RT 22 RW 01 Kelurahan 28 Ilir Kecamatan IB II ini, Selasa (13/2/2018) digiring aparat Sat Reskrim Unit Pidum Polresta Palembang menuju sel tahanan lantaran melakukan pengeroyokan berujung pembunuhan terhadap korban Feri Agustina (27), warga Jalan Sido Ing Lorong Pancasila Kecamatan Gandus Palembang.

Diketahui aksi pertikaian yang menewaskan korban tersebut terjadi, Sabtu dinihari (10/2/2018) sekitar pukul 00.15 WIB. Dari hasil penyelidikan polisi, akhirnya kedua tersangka yang dikenal sebagai pemuda pengangguran dan sering mabuk-mabukan di kawasan Ampera Pasar 16 Ilir ini, berhasil ditangkap polisi di kediaman mereka masing-masing.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara menjelaskan, kedua sahabat ini ditangkap setelah adanya laporan keluarga korban yang menjelaskan jika salah satu anggota keluarganya tewas usai dikeroyok dan ditikam menggunakan senjata tajam (Sajam) oleh kedua tersangka ini.

Baca Juga :   Pimpinan Abu Tours Palembang dan Isteri Terancam Diproses Pidana

Pengeroyokan berujung tewasnya korban Feri Agustina ini, lanjut Yon, bermula saat korban menumpangi becak di kawasan Pasar 16 Ilir.
Kemudian, kedua tersangka yang juga sehari-harinya merupakan tukang becak di Pasar 16 Ilir ini terlibat saling tatap dengan korban saat becak yang ditumpangi korban melintas di depan becak kedua tersangka, yang diwaktu bersamaan sedang mangkal menunggu penumpang.

“Diduga karena dibawa pengaruh minuman keras, kedua tersangka lantas menghampiri becak yang ditumpangi korban. Lalu kedua tersangka menanyai maksud korban yang menurut tersangka menatapnya. Lantaran pengaruh Miras, terjadilah cek-cok mulut hingga membuat kedua tersangka marah dan langsung mengeluarkan Sajam dari balik punggungnya dan menikamkannya ke korban secara membabi buta hingga korban tewas di lokasi kejadian,” jelasnya.

Baca Juga :   Pergoki Istri Berduaan dengan Pria Lain, Aris Dipukuli Pakai Helm

Masih kata Yon, saat ini kedua tersangka masih dalam pemeriksaan petugas. Atas perbuatannya keduanya diancam Pasal 170 KHUP dan 351 KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Sementara berdasarkan pengakuan kedua tersangka jika pembunuhan korban bukan dikarenakan saling tatap, melainkan lantaran mereka tidak terima kepada korban yang sudah lama tak mau membayar hutang.

“Korban itu ada hutang sama kami, tapi setiap kami tagih, korban tak mau membayarnya. Oleh itulah kami geram dan mengeroyoki korban,” aku keduanya bergantian dengan tangan terborgol. (den)

Hotel Grand Inna Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Selain Urine, Darah AKBP ‘AS’ Juga Positif Amphetamine

Palembang, KoranSN Kabid Propam Polda Sumsel, Kombes Pol Didi Hayamansyah kemarin mengatakan, bukan hanya tes ...