Dua Warga di OKI Tewas Ditembak dan Ditujah

Ilustrasi. (Foto-Net)

Kayuagung, KoranSN

Kasus perselisihan paham berakhir pembunuhan sungguh memprihatinkan. Seperti yang terjadi di Ogan Komering Ilir (OKI), hanya berselang beberapa jam, dua nyawa melayang karena dibunuh.

Korban pertama bernama Catut (36). Petani berdomisili di Dusun 3 Desa Sungai Jeruju Kecamatan Cengal ini tewas ditembak di Dusun 1, Senin sore (24/6/2019). Pelakunya, Beni (46) petani warga Dusun 1 di desa itu.

Indentitas korban kedua bernama Latif Bin Sairi (30), petani warga RT 07 Desa Mangun Jaya Kecamatan SP Padang Kabupaten OKI. Ia tewas ditujah pelaku yang belum diketahui identitasnya, Selasa dini hari (25/6/2019) di Desa Srigeni Baru Kecamatan Kayuagung.

Kapolres OKI AKBP Donni Eka S SH SIK MM didampingi Paur Subag Humas Ipda M Nizar kemarin membenarkan kedua kejadian tersebut.

“Pelaku kedua kasus pembunuhan ini sedang kami kejar,” katanya.

Baca Juga :   JPU KPK Limpahkan Berkas Perkara Saiful Ilah ke Pengadilan Tipikor

Untuk kasus di Cengal lanjutnya, bermula saat korban mendatangi rumah tersangka dengan menggunakan sepeda motor seorang diri. Saat sampai di depan rumah tersangka, korban ditembak oleh tersangka dengan menggunakan Senpi rakitan.

Korban sempat melarikan diri sejauh 30 meter namun luka yang diderita korban sangat parah lalu korban terjatuh di pinggir jalan dan meninggal dunia di TKP. Korban mengalami luka tembak satu liang pada bawah ketiak tangan sebelah kiri.

“Modusnya diduga ada permasalahan perselisihan hutan atau tanah antara korban dan pelaku,”tambah dia.

Lanjutnya, sedangkan untuk kasus kedua terjadi di Kayuagung, korban bersama dengan temannya pulang nonton orgen tunggal di Srigeni Baru. Dalam perjalanan korban didahului oleh pelaku dengan menggunakan tiga sepeda motor sebanyak enam orang, lalu satu motor pelaku jenis metic menendang motor korban.

Baca Juga :   KPK Terima 14 Laporan Penerimaan Gratifikasi Jelang Lebaran

Akibat kejadian itu korban terjatuh dari sepeda motor, kemudian turun satu orang pelaku yang dibonceng di belakang motor memegang senjata tajam jenis pisau dan langsung mendekati korban dan menusuknya. Saat kejadian korban berlari ke hutan namun dikejar para pelaku, sedangkan teman korban berlari ke arah desanya.

“Teman korban dan keluarga serta tetangga mendatangi TKP di dekat kebun duku, hingga ditemukan korban sudah meninggal dunia banyak luka tusuk,” jelasnya. (iso)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Satgas Pamtas Tangkap Dua Pelaku Sindikat Pengiriman PMI Ilegal

Pontianak, KoranSN Satgas Pamtas Yonif 642/Kapuas mengamankan dua pelaku sindikat pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.