Dugaan Kasus Korupsi PDPDE Rugikan Negara Rp 1 Triliun

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumsel, Zet Tadung Allo. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumsel, Zet Tadung Allo, Rabu (13/1/2021) menegaskan, berdasarkan penghitungan internal pihaknya dalam dugaan kasus korupsi penjualan gas PT Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE), diketahui jika nilai kerugian negaranya mencapai Rp 1 triliun lebih.

Menurutnya, penghitungan kerugian negara tersebut berdasarkan hitungan yang dilakukan Kejati Sumsel dari pembelian dan penjualan gas di PT PDPDE serta uang bagi hasil yang harusnya menjadi hak Pemprov Sumsel.

Baca Juga :   Efisien, Tujuan Kejagung Rencanakan Pelimpahan Kasus Hibah Sumsel 2013

“Jadi dari penghitungan kami dalam dugaan kasus korupsi PT PDPDE ini, untuk nilai kerugian negara yang terjadi mencapai Rp 1 triliun lebih. Meskipun demikian kami masih menunggu hasil audit dari BPK RI yang sedang proses penghitungan,” ujarnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia
Bagikan :

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Kejati Periksa Panitia Pembangunan Masjid Sriwijaya Terkait Dugaan Korupsi Proyek yang Mangkrak

Palembang, KoranSN Jaksa Penyidik Kejati Sumsel memeriksa pantia pembangunan Masjid Sriwijaya, terkait dugaan korupsi dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.