Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020

Dugaan Korupsi Kredit BSB Rugikan Negara Rp 13,4 Miliar, JPU Kejati: Tersangka Baru Tunggu Perkembangan Sidang

Terdakwa Agustinus Judianto saat mengikuti persidangan di PN Tipikor Palembang beberapa waktu lalu. (foto-ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Pengungkapan tersangka baru dalam dugaan kasus kredit modal kerja Bank Sumsel Babel kepada PT Gatramas Internusa masih menunggu perkembangan dari persidangan terdakawa Augustinus Judianto, yang kini masih menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang.

Demikian dikatakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bidang Tindak Pidana Khusus Kejati Sumsel, Emir Ardiansyah, Minggu (9/2/2020).

“Untuk tersangka baru dalam perkara ini kita masih lihat dulu perkembangan sidangnya. Namun yang jelas, dari fakta persidangan perbuatan terdakwa Augustinus Judianto terbukti melakukan tindak pidana dugaan korupsi hingga membuat terjadinya kerugian negara sebesar Rp 13,4 miliar,” katanya.

Diungkapkannya, adapun sejumlah fakta dugaan pidana yang terungkap dalam persidangan, diantaranya terdakwa diduga menaikan harga agunan, memalsukan berkas agunan, memalsukan berkas progres dan melanggar perjanjian kontrak kredit.

“Dari itu pada sidang agenda tuntutan yang telah digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang, dalam tuntutan kami menyebut terdakwa melakukan tindak pidana korupsi dan terdakwa dituntut Pasal 2 ayat (1) UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” tegasnya.

Masih dikatakannya, dalam tuntutan tersebut pihaknya selaku JPU telah menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 12 tahun, denda Rp 500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Baca Juga :   3 Hari Jaksa Teliti Kelengkapan Berkas Perkara 5 Komisioner KPU Palembang yang Jadi Tersangka

“Terdakawa juga didenda uang pengganti kerugian negara Rp 13,4 miliar. Apabila uang pengganti ini tidak dibayarkan maka aset milik terdakwa disita dan dilelang. Namun jika dari hasil lelang nominal aset milik terdakwa tidak menutupi jumlah kerugian negara yang terjadi, maka terdakawa diberikan hukuman tambahan yakni kurungan penjara 6 tahun,” terangnya.

Lebih jauh dikatakannya, sedangkan terkait aset milik terdakwa yang telah disita, sejuah ini baru sebidang tanah di Baranang Siang Indah Bogor. Bahkan aset tersebut sertifikat tanahnya kini telah diblokir di BPN.

“Tanah yang disita ini berbeda dengan agunan terdakawa yang dijaminkan ke bank saat pengajuan kredit dilakukan, dimana kalau untuk agunan yang dijaminkan tersebut yakni tanah di Jalan Panglajungan Cianjur Jawa Barat dan satu unit mesim pengeboran minyak yaitu mesin Top Drive Brand Tesco USA Type 500HC750 Hydraulic Top Drive System. Namun untuk semua aset yang diagungkan ini nominalnya masih jauh menutupi kerugian negara sebesar Rp 13,4 miliar. Misalnya saja seperti nominal mesin pengeboran minyak, yang nilainya hanya Rp 1 miliar lebih,” paparnya.

Baca Juga :   Warga Tegal Binangun Ancam Penyelenggaraan Asian Games

Menurutnya, dalam persidangan yang selama ini telah digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang pihaknya selaku JPU telah menghadirkan banyak saksi, diantaranya saksi dari pihak Bank Sumsel Babel dan saksi dari PT Rekind.

“Dari ketarangan saksi-saksi tersebut terungkap fakta persidangan yang kemudian kami rangkum dalam berkas tuntutan. Untuk itulah pada tuntutan kami yang telah dibacakan di persidangan sebelumnya, menyebut sejumlah nama dari pihak Bank Sumsel Babel dan PT Rekind. Namun untuk nama-nama yang disebut tersebut hanyalah sebagai saksi. Sebab, pada perkara ini kerugian negara yang terjadi diduga atas perbuatan terdakwa yang telah memalsukan berkas dan menaikan nilai agunan yang dijaminkan,” paparnya.

Lanjut Emir Ardiansyah, sedangkan untuk agenda sidang yang akan digelar pada Senin 10 Februari 2020, yakni sidang beragendakan pembelaan (pledoi) dari terdakawa.

“Jadi, agenda sidang senin besok (hari ini) yakni pledoi dari terdakwa dan kuasa hukumnya,” tutupnya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Penyelundupan 20 Ton Minyak Ilegal Digagalkan

Palembang, KoranSN Subdit Gakkum Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sumsel, Rabu (26/2/2020) berhasil mengagalkan penyeludupan 20 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.