Eksekusi Lahan Perum Damri Seluas 1,5 Ha Dapat Perlawanan Warga 

Panitera Pengadilan Negeri Lubuklinggau membacakan amar putusan pengadilan. (foto-rifat/koransn.com)

Lubuklinggau, KoranSN

Eksekusi lahan Damri seluas 1,5 Hektare di Jalan M Toha Kelurahan Air Kuti Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Rabu (20/12/2017) berlangsung dramatis.

Kendati pihak Polres Lubuklinggau sudah memberikan himbauan agar warga dapat mengosongkan area eksekusi, namun tak dihiraukan bahkan ratusan warga yang mengklaim mempunyai lahan ini tetap ngotot melakukan perlawanan.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar ( tengah ) bersama humas Pengadilan Negeri Lubuklinggau, Hendri Agustian ( kanan ) memimpin prosesi eksekusi. (foto-rifat/koransn.com)

“Saya himbau kepada warga yang masih berada dilokasi eksekusi agar segera meninggalkan lokasi, atas nama UU karena sudah ingkra pengadilan, kami akan segera melakukan eksekusi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Saya juga minta warga menyerahkan berbagai senjata yang dapat berakibat perbuatan melawan hukum,“ tegas Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar saat memimpin langsung prosesi eksekulasi yang melibatakan ratusan aparat gabungan.

Tak hanya himbauan, pantauan Suara Nusantara dilokasi terlihat juga Kapolres memberi batas waktu 10 menit bagi warga untuk mengosongkan lokasi eksekusi.

Namun, belum sampai 10 menit, situasi semakin memanas, warga tetap bertahan bahkan dibarangi dengan melempar berbagai macam bahan seperti batu dan kayu yang dapat membahayakan petugas.

Karena situasi seakan tidak terkendali lagi, petugas terpaksa harus melakukan tindakan tegas, melepaskan tembakan peringatan dan merengsek masuk ke area eksekusi.

Baca Juga :   Tol Pematang Panggang-Kayuagung-Palembang Dipastikan Bisa Dilalui Pemudik

Suara tembakan petugas dan bunyi bom melotov, mercon sahut-sahutan memecah suasana dikawasan Jalan Mayor Toha Kelurahan Air Kuti Kecamatan Lubuklingau Timur I Kota Lubuklinggau.

Beberapa petugas, tampak berlarian mencari air untuk mengusap matanya diduga terkena lemparan bahan-bahan berbahaya yang dilempar oknum warga tersebut.

Warga membakar ban bekas dan sebuah mobil sedan untuk menghalangi petugas masuk area eksekusi. (foto-rifat/koransn.com)

Tembakan demi tembakan dilepaskan untuk memukul mundur massa yang menyerang aparat kepolisian. Personel bersenjata lengkap langsung maju kearah massa untuk memukul mundur perlawanan massa.

Tak ayal dua anggota polisi terluka terkena serangan massa, dan sejumlah massa juga terluka kena pukul dan diamankan oleh polisi.

Salah seorang oknum masyarakat diduga provokator diamankan petugas. (foto-rifat/koransn.com)

Selain itu, sejumlah kendaraan roda empat yang berada dilokasi lahan Damri juga ikut hancur, dan polisi menemukan senjata jenis FN didalam mobil Avanza.

Satu persatu petugas menangkap 8 oknum warga yang diduga sebagai provokor, tak hanya laki-laki, juga tampak 3 orang wanita yang juga ikut digiring ke mobil polisi yang sudah siap tak jauh dari lokasi.

Dua unit kendaraan alat berat merobohkan bangunan di area eksekusi. (foto-rifat/koransn.com)

Setelah berhasil menghalau massa, alat berat masuk dan merobohkan bagian depan bangunan dan mobil pengangkut barang masuk untuk membawa barang didalam rumah. Polisi mengamankan barang bukti puluhan tabung gas 3 kg, belasan bom molotov, senjata tajam dan ratusan bambu runcing.

Baca Juga :   Tempuh Medan Berat, Herman Deru Bawa Bantuan Untuk Korban Puting Beliung Ogan Ilir

AKBP Sunandar kepada sejumlah awak media kembali mengatakan, apa yang petugas lakukan merupakan perintah Undang-Undang.

“Kita tidak mau karena ulah sekompok warga, negara menjadi kalah,“ tegasnya sembari menambahkan, kendati nyaris terjadi bentrok lebih besar lagi, namun berkat kesiagapan aparat semuanya dapat berjalan sesuai SOP.

“Alhamdulillah, eksekusi berjalan dengan rencana sesuai SOP,“ ujarnya Ia menegaskan, akan memproses secara hukum terhadap oknum warga yang diamankan tersebut karena sudah tergolong perbuatan pidana.

“Saya pastikan, semua yang ditangkap akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,“ tegasnya. (rif)

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Polres Muara Enim Vaksinasi Door to Door

Muara Enim, KoranSN Untuk mempercepat vaksinasi di Kabupaten Muara Enim serta menindak lanjuti Program 100 …