Home / Headline / Emosi dan Kesal Motif Senior Pukuli Siswa MOS SMA Taruna Palembang Hingga Tewas

Emosi dan Kesal Motif Senior Pukuli Siswa MOS SMA Taruna Palembang Hingga Tewas

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah didampingi Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara menunjukkan barang bukti. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Kasus tewasnya kembali seorang siswa peserta Masa Orientasi Siswa (MOS) SMA Taruna Indonesia Palembang berhasil diungkap Satreskrim Polresta Palembang, dengan menetapkan ‘AS’ selaku oknum siswa senior di sekolah tersebut sebagai tersangka.

Adapun motif kejadian yang menewaskan korban, yakni dikarenakan tersangka emosi dan kesal kepada korban yang merupakan seorang siswa berusia 16 tahun yang tercatat sebagai warga Plaju Palembang.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah didampingi
Kasat Reskrim Kompol Yon Edi Winara, Kamis (8/8/2019) mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan adapun motif ‘AS’ melakukan penganiayaan terhadap korban dengan memukul perut korban karena emosi dan kesal kepada korban.

“Ada dua kejadian pemukulan korban, yang pertama tersangka ini kesal dengan korban saat korban memperegakan pelatihan pengikatan tali, dimana saat itu tersangka menilai korban lamban hingga tersangka memukul korban tepat di bagian perut,” ungkapnya.

Baca Juga :   Diduga Ada Uang Suap Untuk Kegiatan Partai

Masih dikatakannya, kemudian untuk kejadian penganiayaan yang kedua kalinya terjadi saat tersangka kesal melihat korban yang duduk-duduk dengan kancing baju terbuka.

“Pemukulan yang kedua ini terjadi usai korban mengalami kerasukan. Dimana saat tersangka melihat korban duduk dengan kancing terbuka, ketika itulah tersangka kembali memukul perut korban,” terangnya.

Lanjut Kapolresta, kejadian ini hampir sama dengan kejadian yang pertama, yang mana tersangkanya beberapa waktu yang lalu sudah ditetapkan, yakni tersangka Obby Frisman selaku Pembina MOS.

“Jadi, ada dua kasus tewasnya korban, untuk kasus pertama tersangkanya sudah kami tetapkan beberapa waktu yang lalu. Dan untuk kasus yang kedua kini kami menetapkan ‘AS’ sebagai tersangka. Nah, dari dua kejadian ini motifnya sebenarnya hampir sama, yakni tersangkanya emosi dan kesal karena menilai korban lamban dan bermalas-malasan hingga korban tidak
menuruti perintah dari tersangka,” tandas Kapolresta.

Baca Juga :   Pencurian di Masjid Agung Kembali Terjadi, Kerugian Berkisar Rp 20 juta

Diberitakan sebelumnya, setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Charitas Palembang selama 7 hari, akhirnya satu siswa SMA Taruna Indonesia Palembang yang berusia 16 tahun warga Plaju Palembang, Jumat malam (19/7/2019) meninggal dunia.

Dengan tewasnya korban, maka jumlah korban yang tewas diduga akibat kekerasan dalam MOS SMA Taruna Indonesia Palembang ini bertambah menjadi dua korban.

Sebab sebelumnya, satu siswa berusia 14 tahun warga Tulung Selapan OKI juga telah tewas. Terkait tewasnya korban ini, pihak kepolisian Sat Reskrim Polresta Palembang kala itu telah menetapkan Obby Frisman selaku Pembina MOS menjadi tersangka. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Prada Deri Pramana Dituntut Penjara Seumur Hidup, Keluarga Fera: Kami Minta Dihukum Mati

Palembang, KoranSN Keluarga Fera Oktaria (21), korban yang dibunuh dan dimutilasi terdakwa Prada Deri Pramana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.