Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Headline / Empat Terdakwa Dugaan Korupsi Tugu Batas Kota Palembang Terancam 4 Tahun Penjara

Empat Terdakwa Dugaan Korupsi Tugu Batas Kota Palembang Terancam 4 Tahun Penjara

Keempat terdakwa dugaan korupsi tugu perbatasan Kota Palembang saat menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tipikor Kelas 1 A Palembang. (foto-ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Empat terdakwa dugaan korupsi tugu perbatasan Kota Palembang di Jakabaring terancam pidana 4 tahun kurungan penjara. Demikian ditegaskan Kasubsi Penuntutan Pidsus Kejari Palembang, Hendy Tanjung usai sidang pedana keempat terdakwa di Pengadilan Tipikor Kelas 1 A Palembang, Senin (12/7/2019).

Adapun keempat terdakwa tersebut yakni; terdakwa Khairul Rizal selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan juga Kasi di Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Perumahan Kota Palembang, terdakwa M Ichsan Pahlevi dan Ahmat Thoha yang keduanya merupakan kontraktor dan terdakwa Asmol Hakim selaku Konsultan Pengawas.

“Dalam dugaan kasus ini keempat terdakwa kami dakwa dengan Pasal2, Pasal 3, Pasal 9 Jo Pasal 55 Undang-Undang Pemberantasan Korupsi yang ancamannya, yakni 4 tahun kurungan penjara,” tegas Hendy.

Masih dikatakannya, dalam dugaan kasus ini berkas empat terdakwa terpisah. Dimana keempat terdakwa ini satu terdakwa merupakan pihak dari Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya dan Perumahan Kota Palembang. Sedangkan tiga terdakwa lainnya, yakni M Ichsan Pahlevi, Ahmat Thoha dan Asmol Hakim merupakan pihak swasta dari kontraktor dan pihak konsultan pengawas.

“Pada perkara ini keempat terdakwa memang semuanya telah mengembalikan uang kerugian negara dengan nilai Rp 505.923.660, 08. Namun pengembalian uang kerugian negara tersebut tidaklah menghapus perbuatan pidana yang dilakukan oleh keempat terdakwa. Hanya saja, nanti akan menjadi pertimbangan yang meringankan dalam tuntutan kami selaku Jaksa Penutut Umum (JPU),” ungkapnya.

Baca Juga :   Tim Tripatra Tembak Massa Pendukung Paslon Pilkada Bertubi-tubi

Sementara saat dalam persidangan Tim Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejari Palembang yang terdiri dari Hery Fadlullah, Dian Febriani dan Romi Pasolini mendakwa keempat terdakwa dengan Pasal2, Pasal 3, Pasal 9 Jo Pasal 55 Undang-Undang Pemberantasan Korupsi.

“Dalam dugaan kasus ini keempat terdakwa telah melakukan tindak pidana korupsi hingga mengakibatkan kerugian negara dari kegiatan pembangunan tugu perbatasan Kota Palembang di Jakabaring yang pembangunnya menggunakan APBD Pemkot Palembang tahun 2013 dengan pagu anggaran sebesar Rp. 1.500.000.000,” tandasnya.
Usai mendengarkan dakwaan JPU kemudian Ketua Majelis Hakim Kamaludin SH MH didampingi Hakim Anggota H Abu Hanifah SH MH dan Junaida SH MH mengajukan pertanyaan kepada keempat terdakwa apakah akan mengajukan eksepsi terkait dakwaan tersebut.

“Silahkan terdakwa berkoordinasi dengan kuasa hukum, apakah mau mengajukan eksepsi atau pembelaan guna menanggapi dakwaan dari Jaksa Penutut Umum,” ungkapnya.

Setelah berkoordinasi dengan kuasa hukum, keempat terdakwa melalui kuasa hukumnya menyatakan tidak mengajukan eksepsi.

Menanggapi hal tersebut Ketua Majelis Hakim Kamaludin SH MH mengungkapkan, jika pada sidang selanjutnya akan dihadirkan saksi-saksi dalam persidangan.

“Dengan ini sidang kami tutup dan akan kembali dibuka Senin 19 Agustus 2019 mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi,” tegas Ketua Majelis Hakim.

Baca Juga :   14.788 Butir Ekstasi dan 4 Kg Sabu Diblender

Sekedar mengingatkan, setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan akhirnya, Rabu (17/6/2019) empat tersangka dugaan kasus korupsi pembangunan tugu perbatasan Kota Palembang di Jakabaring dilimpahkan penyidik Tindak Pidana Korupsi Sat Reskrim Polresta Palembang ke Jaksa Kejari Palembang.

Usai diserahkan ke jaksa, keempat tersangka yang kini telah menjadi terdakwa, kala itu dijebloskan Jaksa Tindak Pidana Khusus Kejari Palembang ke penjara Rumah Tahanan Negara (Rutan) Pakjo Palembang untuk persiapan persidangan.

Menindaklanjuti pelipahan tersebut, Senin (29/7/2019) Jaksa Penuntut Umum Kejari Palembang melimpahkan berkas perkara dalam dugaan kasus ini ke Pengadilan Negeri Kelas 1 A Palembang. Dalam pelimpahan berkas perkara tersebut, berkas diterima oleh Panitera Muda Tipikor Pengadilan Negeri Kelas I A Palembang Cecep Sudrajat SH MH.

Bukan hanya itu, di hari yang sama Jaksa Pidana Khusus Kejari Palembang juga melakukan penyitaan uang kerugian negara dalam dugaan kasus ini. Adapun jumlah uang yang disita, yakni sebesar Rp 505.923.660,08.

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Palembang, Andi Andri Utama saat itu mengatakan, uang senilai Rp 505.923.660,08 yang diserahkan oleh istri keempat tersangka tersebut merupakan total kerugian negara dalam dugaan kasus pembangunan tugu perbatasan di Jakabaring.

“Uang tersebut dikumpulkan keempat tersangka dengan patungan, yang kemudian semua uang diserahkan oleh masing-masing istri keempat tersangka kepada kami selaku Jaksa Kejari Palembang,” tutupnya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Polda Gerebek Home Industri Mie Formalin di Ilir Barat I

Palembang, KoranSN Setelah lima tahu beroperasi, home industri pembuatan mie basah yang mengandung formalin di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.