Enam Desa di Ulu Rawas Lakukan Titik Nol

Kepala Desa Pulau Kidak, Buhori foto bersama Kabid Pemdes Haikal dan pihak Kecamatan Ulu Rawas usai peninjauan lokasi pembangunan gedung Paud di Desa Pulau Kidak Kecamatan Ulu Rawas. (foto/Sunardi)

Muratara, KoranSN

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas Utara (Muratara) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMD dan P3A) harus bekerja ekstra, sebab Enam Desa di Kecamatan Ulu Rawas lakukan titik nol secara serentak. Keenam Desa Tersebut yakni Desa Kuto Tanjung, Napalicin, Sosokan, Pulau Kidak, Muara Kuis dan Desa Jangkat.

Kepala Dinas PMD dan P3A Muratara Firdaus melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan desa (Pemdes) Haikal menjelaskan, untuk di Desa Kuto Tanjung, pembangunannya berupa jembatan gantung plat baja, gedung Paud, Pamsimas. Untuk Desa Napalicin, tembok penahan tebing, kemudian Desa Sosokan, sanggar seni, siring, pipa air bersih, MCK. Selanjutnya Desa Pualau Kidak, gedung Paud dan tembok penahan tebing. Kemudian untuk Desa Muaro Kuis, jalan setapak dan jembatan gantung. Terakhir di Desa Jangkat, Gapura, jalan poros desa serta pipanisasi.

Baca Juga :   SMKN Suak Tapeh Terapkan Full Day School

“Kalo kami ini cuma nengok bae, berarti ado nian tempatnyo yang nak di bangun tu, makonyo kito turun ke lapangan,” kata Haikal, Selasa (18/7/2017).

Lanjut Haikal, pembangunan ini jangan sampai ada komplain dari masyarakat seperti surat hibah dan izin dari pemilik tanah.

“Kagek pas kito bangun, ado Warga yang komplain dak ngizin di tanah dio. Makonyo sebelum membangun, kades harus meminta surat hibah atau surat perjanjian dengan yang punyo tanah supayo idak ado masalah nantinya,” pintanya.

Baca Juga :   Resah, TKS di PALI Empat Bulan Belum Gajian

Sementara itu Kepala Desa Pulau Kidak, Buhori mengatakan bahwa di desanya ada dua titik pembangunan yang menggunakan dana desa yakni gedung Paud dan tembok penahan tebing.

“Kalo gedung Paud total anggarannyo Rp 209 juta, target pembangunan 6 bulan, sementara tembok penahan tebing dengan biaya Rp 407 juta, target pembangunannya 6 bulan jugo,” terangnya . (snd)

 

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Bupati Lahat Buka Secara Resmi Festival Tari Kreasi Tradisional dan Lagu Daerah

Lahat, KoranSN Dalam rangka meningkatkan dan mengembangkan potensi daerah, Pemerintah Kabupaten Lahat melalui Dinas Pariwisata …