ESP: Cari Pemimpin yang Mampu Membawa Palembang Lebih Baik

Mantan Walikota Palembang Eddy Santana Putra saat menjadi narasumber pada Focus Group Discussion dengan tema “Equitas pemimpin dan tampilan Kota Palembang 5 Tahun Kedepan. (foto-anton/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Mantan Walikota Palembang dua periode Eddy Santana Putra (ESP) mengingatkan warga Kota Palembang untuk menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Palembang, Juni mendatang. Ia juga mengimbau agar masyarakat memilih memimpin yang mampu membawa Kota Palembang menjadi lebih baik.

Hal ini diungkapkannya saat menjadi salahsatu narasumber pada Focus Group Discussion (FGD) bertema “Equitas Pemimpin dan Tampilan Kota Palembang 5 Tahun Kedepan”, bertempat di Meet Up Cafe, Senin (22/1/2018) malam.

“Cari pemimpin yang kita yakini mampu membawa Kota Palembang menjadi lebih baik lagi,” imbuh Eddy.

Ia berharap, keberhasilan Kota Palembang dalam membangun kota, bisa dipertahankan atau ditingkatkan lagi. Sebagai contoh, pencapaian yang sudah didapat kota pempek adalah masuk dalam 7 besar kota ternyaman untuk tinggali, berdasarkan survei dari Ikatan Ahli Perencanaan yang dipublikasi tahun 2014.

Ketujuh kota ternyaman itu, yakni Kota Balikpapan, Solo, Malang, Yogyakarta, Makasar, Palembang dan Bandung. “Ini pencapaian luar biasa bagi Kota Palembang, yang harusnya dipertahankan, karena untuk mendapatkan predikat itu, ada 27 indikator yang harus dipenuhi, diantaranya ketersediaan fasilitas, air bersih dan bagaimana interaksi antar penduduknya,” ungkap Politisi PDI Perjuangan itu.

Baca Juga :   TPU Bakal Dijadikan Resapan Air

Di sisi lain kata Eddy, pemimpin ataupun calon pemimpin Kota Palembang, harus bersyukur memiliki Sungai Musi yang terbentang di tengah kota. Potensi ini harus dimanfaatkan maksimal, terutama bagi sektor pariwisata.

“Tempat rekreasi sebenarnya bisa kita buat, kita punya Sungai Musi, ini rahmat dari Allah, di Indonesia tidak semua daerah punya sungai sebesar itu,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Palembang Abdul Karim Nasution menilai, pelaksanaan pilkada tahun ini, akan lebih sulit dibanding pesta demokrasi lima tahun sebelumnya. Tantangan yang paling berat adalah banyaknya informasi yang tidak jelas kebenarannya, yang beredar di media sosial (Medsos).

“Tantangan paling berat, di zaman media sosial ini, akan banyak informasi yang tidak jelas. Oleh karena itu, kami akan selalu menjaga netralitas KPU,” ujarnya.

Baca Juga :   Herman Deru Sarankan Pengurus Baru Perbakin Gencar Cari Bibit ke Sekolah dan Desa-desa

Sebagaimana diketahui, pada 27 Juni mendatang, Sumsel akan menggelar pemilihan gubernur (Pilgub) Sumsel dan pilkada serentak di 9 kabupaten/kota, salah satunya Kota Palembang.

Setidaknya ada empat bakal calon walikota dan wakil walikota Palembang yang sudah menjalani tes kesehatan dan menyerahkan syarat pencalonan. Keempatnya, yaitu pasangan Harnojoyo-Fitrianti Agustinda, Sarimuda-Abdul Rozak, Mularis Djahri-Syaidina Ali dan pasangan calon independen, Akbar Alfaro-Hernoe Roesprijadji. Saat ini, mereka masih menunggu penetapan KPU, apakah memenuhi syarat atau tidak untuk ditetapkan sebagai calon. (awj)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

496 ASN dan Non ASN Pemkot Palembang Kantongi Id Card e- Money

Palembang, KoranSN Keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam penerapan gerakan uang non tunai, bukan isapan …