Faskes di Bali Terapkan Batasan Tarif Tes RT-PCR Mandiri Rp900 Ribu

Ilustrasi-dua petugas Dinkes bersiap melakukan tes RT-PCR di Lapas Kerobokan, Rabu (21/10/2020). (Foto-Antara)

Denpasar, KoranSN

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya mengatakan bahwa semua fasilitas kesehatan dari klinik, puskesmas hingga rumah sakit di wilayahnya juga mulai menerapkan batasan tarif tes tertinggi untuk RT-PCR (Real Time Polymerase Chain Reaction) Mandiri yaitu Rp900 ribu.

“Daerah kita sudah menerapkan (tarif tes RT PCR Rp900 ribu). Diterapkan pada semua fasilitas kesehatan di wilayah ini,” kata dr. Ketut Suarjaya, saat dihubungi melalui telepon di Denpasar, Sabtu (24/10/2020).

Ia mengatakan bahwa terkait dengan penentuan batasan tarif tes RT-PCR ini, tetap berpedoman pada penetapan pusat. “Kita selalu mengikuti pedoman pusat, setiap ada perubahan kami (di Bali) juga akan menyesuaikan,” katanya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Dinkes Ogan Komering Ulu Timur Fokus Penanganan Kekerdilan
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Menteri Berharap Vaksin Merah Putih Didistribusikan di Triwulan 4 2021

Jakarta, KoranSN Menteri Riset dan Teknologi (Menristek), Bambang PS Brodjonegoro berharap agar vaksin Merah Putih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.