Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020

Festival Qasidah Rebana, Marawis dan Nasyid Tingkat Kabupaten Diikuti 484 Peserta

Plt Bupati Muara Enim bersama pejabat di lingkup Pemkab Muara Enim saat memasuki lokasi acara. (foto-yudi/koransn)

Muara Enim, KoranSN

PLT Bupati Muara Enim H Juarsah SH membuka Festival Seni Qasidah Rebana, Marawis, dan Nasyid Tingkat Kabupaten Muara Enim Tahun 2019. Kegiatan Festival ini dilaksanakan dari Tanggal 2 sampai 4 November 2019 dipusatkan di Taman Adipura Muara Enim.

Hadir dalam acara tersebut, Unsur Pimpinan Daerah Kabupaten Muara Enim, Kadin, Kaban, Kakan, Kabag lingkup Pemkab Muara Enim, Kakan Kemenag Muara Enim, Camat Se-Kabupaten Muara Enim, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Alim Ulama.

Dikatakan H Juarsah, melalui Festival Seni Budaya Islam ini, ukhuwah Islamiyah dapat lebih dieratkan. Disamping itu juga dapat meningkatkan apresiasi terhadap ekspresi seni budaya yang Islami, serta memperat silaturahmi sesama ibu-ibu maupun bapak-bapak pecinta seni Islam.

“Mari kita jadikan Festival Qasidah Rebana, Marawis dan Nasyid ini, sebagai wahana untuk menumbuh kembangkan kesenian musik bernuansa Islami dengan berpegang teguh pada Alquran dan Hadist,” kata Juarsah.

Menurut H Juarsah, kesenian musik Qasidah Rebana, Marawis dan Nasyid merupakan sebuah tradisi dan seni budaya Islami yang dari waktu ke waktu dan hingga saat ini terus mengalami perkembangan, untuk itu kita harus dapat melestarikannya.

Baca Juga :   HUT 44 PTSB, Semakin Peduli Lingkungan

Selain itu, lanjut H Juarsah, di dalamnya membawa pesan dan syiar agama Islam yang terkandung dan syiar yang dinyanyikan dengan berpegang teguh pada alquran dan hadist, sehingga visi Kabupaten Muara Enim untuk rakyat yang agamis, berdaya saing, mandiri, sehat dan sejahtera dapat terwujud.

“Festival seni budaya Islami seperti yang sekarang ini dengan lantunan syiar dan lagu religius yang edukatif, dapat memotivasi para remaja sebagai generasi penerus bangsa, merupakan alat paling praktis dan persuasif guna membendung limbah informasi yang merusak moral, hingga memberikan manfaat bagi segenap lapisan umat,” terang Juarsah.

Kegiatan festival selain memeriahkan hari jadi Kabupaten Muara Enim, juga merupakan salah satu upaya menjaga serta mengembangkan kesenian musik bernuansa Islami di tengah-tengah masyarakat kita.

Pada akhirnya kesenian musik Islami ini akan menjadi nafas dalam setiap kehidupan masyarakat Kabupaten Muara Enim.

Baca Juga :   639 Mahasiswa Poltekkes Palembang Diwisuda

“Saya berharap kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti Festival ini dengan sebaik-baiknya, jagalah kekompakan dan persaudaraan. Disamping untuk mendapatkan prestasi yang terbaik saya berharap, nilai-nilai silaturahim dan nilai-nilai kebersamaan, persahabatan yang tercipta antar peserta dalam Festival ini akan terus hidup dan berkembang diantara kita semua,” ungkap H Juarsah.

Kabag Kesra, Zulfikar SAg MM Ketua Pelaksana Kegiatan menyampaikan, peserta Qasidah Robana sebanyak 9 orang, peserta syarofal anam 9 orang dan peserta Nasyid. Peserta Festivak merupakan utusan dari 20 Kecamatan se-Kabupaten Muara Enim jadi jumlah totalnya sebanyak 484 orang peserta.

“Tujuan Festival Qasidah Rebana, Marawis dan Nasyid sebagai upaya pengembangan potensi seni budaya yang Islami, memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai ajaran da budaya islam, menumbuhkan rasa cinta serta melestarikan kebudayaan yang islami,” pungkas Zulfikar. (adv/yud)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Jarang Terjadi, Lima Anggota DPRD Muratara Hadiri Pembukaan MTQ

Lima orang Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muratara hadiri pembukaan Musahbaqoh Tilawatil Quran …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.