Fitnah Calon Kepala Daerah di Medsos Terancam 7 Tahun Penjara



Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. (Foto-dok/Dedy/Koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menegaskan, Polda Sumsel akan menangkap dan memproses hukum dengan ancaman 7 tahun penjara kepada siapa pun yang terbukti memposting dan menyebar fitnah serta informasi hoax di media sosial (Medsos) yang menjatuhkan atau mendiskreditkan pasangan calon kepala daerah dalam Pilkada serentak di Sumsel.

Menurut Kapolda, untuk itulah saat ini Polda Sumsel telah menerjunkan Satgas Cyber Forg yang memantau setiap media sosial. Apabila Satgas ini menemukan adanya postingan fitnah dan informasi hoax maka pihaknya akan melakukan penangkapan.

“Undang-Undang (UU) nya sudah jelas, yakni UU ITE, apalagi memfitnah dan mencemarkan nama baik seorang, terbukti akan kami tangkap dan kami proses dengan ancaman hukuman 7 tahun kurungan penjara,” tegas Kapolda, kemarin.
Masih dikatakan Kapolda, bahkan dalam memantau media sosial di Sumsel, Polda Sumsel saat ini juga telah berkoordinasi dengan Mabes Polri.

Baca Juga :   Diduga Pemasok Narkoba Bupati OI, Rumah Faizal Roche Turut Digeledah BNN RI

“Jadi, Satgas Cyber Forg ini terus berkoordinasi dengan Mabes Polri guna memantau semua media sosial di wilayah Sumsel,” ujar Kapolda.

Lanjut Kapolda, pemantauan media sosial yang dilakukan oleh Satgas Cyber Forg bertujuan agar tidak ada pihak-pihak tertentu yang menggunakan media sosial untuk memfitnah, menjatuhkan dan mencemarkan nama baik calon-calon kepala daerah yang maju dalam Pilkada di Sumsel.

Sementara di Lubuklinggau, sebanyak 15 anggota Polres Lubuklinggau akan mengikuti pelatihan untuk mendeteksi aktivitas kampanye di ajang Pilkada Lubuklinggau. Khususnya black campaing atau kampanye hitam yang menjurus ke hal-hal atau informasi hoax dan melanggar hukum sesuai undang-undang ITE.

Baca Juga :   Kabid Humas Bantah Adanya Tangkap Tangan Anggota di Samsat

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar mengungkapkan, pekan depan pihaknya berencana memanggil ahli IT dari Direktorat Cyber Mabes Polri. Ahli IT tersebut akan memberikan pelatihan kepada anggota di Polres Lubuklinggau.

“Minggu depan kami akan panggil ahli IT dari Direktorat cyber Mabes Polri,” kata Sunandar, kemarin.

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pegawai Bank Sumsel Babel Dicecar Terkait Dugaan Korupsi Kredit Rugikan Negara Rp 13,4 Miliar

Palembang, KoranSN Fandi Agung Wijaksana Pegawai Bank Sumsel Babel (BSB) Divisi Pengelola Penyelesaian Kredit, Kamis …