Home / Headline / Fitnes di Pakjo Digerebek, Polda Sumsel Amankan Suplemen Ilegal

Fitnes di Pakjo Digerebek, Polda Sumsel Amankan Suplemen Ilegal

Pihak kepolisian saat mengangkut barang bukti suplemen otot tubuh yang ilegal dari dalam tempat fitnes yang berada di kawasan Pakjo Palembang. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Pihak kepolisian Subdit Industri Perdagangan (Indagsi) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel dan petugas Intelkam Polda Sumsel, Senin (5/8/2019) menggerebek salah satu tempat Fitnes yang berada di Jalan Inspektur Marzuki Pakjo Palembang.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi melakukan penggeledahan dan mengamankan 49 item suplemen otot untuk tubuh yang ilegal atau tanpa memiliki izin edar.

Pantauan di lapangan, penggerebekan dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB, tampak di lokasi sejumlah penyidik Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel dan petugas Intelkam Polda Sumsel mendatangi tempat fitnes tersebut yang berada di sebuah ruko, yang lokasinya persis di pinggir jalan protokol.

Kemudian polisi menutup rapat rolling door di fitnes tersebut dan melakukan penggeledahan. Tak lama kemudian, polisi membawa sejumlah kardus berisi suplemen otot untuk tubuh yang ilegal lalu memasukan semua kardus tersebut ke dalam mobil.

Baca Juga :   Jembatan Ampera Dipercantik, Dibangun Air Mancur dan Wifi Gratis

Selain itu, tampak juga seorang instruktur fitnes berinisial ‘MK’ diamankan petugas ke dalam mobil. Kemudian kardus yang berisi suplemen otot ilegal beserta instruktur fitnes yang diamankan dibawa ke Mapolda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sumsel, Kombes Pol Zulkarnain didampingi Kanit Indagsi Kompol Baginda Harahap mengatakan, penggerebekan dan penggeledahan yang dilakukan di tempat fitnes tersebut hasil dari penyelidikan pihak kepolisian terkait adanya penjualan suplemen otot tubuh yang ilegal.

“Dari itulah kami melakukan penggerebekan dan penggeledahan. Hasilnya, kami mengamankan barang bukti suplemen ilegal dan mengamankan ‘MK’ seorang instruktur yang berada di tempat fitnes tersebut,” katanya.

Baca Juga :   Kebakaran Hebat Di Jalan Temon, Puluhan Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal (FOTO)

Diungkapannya, diamankannya barang bukti suplemen tersebut, karena ilegal atau tidak memiliki izin resmi untuk diedarkan.

“Adapun jumlah suplemen ilegal yang kami amankan berjumlah 49 item dengan berbagai merek. Dari hasil penyelidikan, suplemen tersebut dijualkan dengan harga Rp 1 juta hingga Rp 2 juta,” ungkapnya.

Masih dikatakan Zulkarnain, dalam kasus tersebut sejauh ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka, karena penggerebekan yang dilakukan masih dalam tahap awal proses penyelidikan.

“Sedangkan untuk instruktur fitnes yang kami amankan akan diperiksa sebagai saksi. Dan nanti, kami juga akan memanggil dan memeriksa pemilik fitnes tersebut, yakni berinisial ‘R’. Jadi kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” terangnya.

Lanjutnya, apabila dalam kasus ini nantinya sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka maka untuk tersangkanya tentunya akan disangkan melanggar Undang-Undang Kesehatan dan Undang-Undang Pangan.

“Untuk tersangkanya dijerat Undang-Undang Kesehatan dan Undang-Undang Pangan, dikarenakan telah menjual atau mengedarkan suplemen otot tubuh yang ilegal,” tegas Zulkarnain. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Prada Deri Pramana Dituntut Penjara Seumur Hidup, Keluarga Fera: Kami Minta Dihukum Mati

Palembang, KoranSN Keluarga Fera Oktaria (21), korban yang dibunuh dan dimutilasi terdakwa Prada Deri Pramana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.