Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Kota Musi / Fraksi DPRD Palembang Soroti Masalah Parkir

Fraksi DPRD Palembang Soroti Masalah Parkir

Ilustrasi parkir. (foto/net)

Palembang, KoranSN

Sejumlah fraksi di DPRD Kota Palembang menyoroti masalah parkir di beberapa tempat di Kota Palembang yang dinilai tidak sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Hal ini terungkap dalam rapat paripurna DPRD Kota Palembang masa persidangan tiga, dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Palembang tahun 2016, Selasa (25/4/2017).

Fraksi yang mempertanyakan itu, yakni Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Hati Nurani rakyat (Hanura) dan Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem).

Fraksi Nasdem melalui juru bicara Mareta Zulkandari mengatakan, mahalnya tarif parkir di sejumlah tempat sangat merugikan masyarakat. Ia berharap agar Pemkot Palembang membuat spanduk tarif parkir di tempat yang strategis sehingga masyarakat tidak lagi dirugikan.

“Kami berharap agar dinas terkait kembali mensosialisasikan ke masyarakat dan juru parkir mengenai tarif yang berlaku di sejumlah tempat,” ungkapnya.

Baca Juga :   BJB-Unsri MoU Penyaluran KGB dan Bantu Peralatan Laboratorium

Ia melanjutkan, tidak hanya masalah parkir menjadi sorotan, tapi juga banyaknya Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Pasar 16 Ilir yang seenaknya berdagang di pinggiran jalan sehingga sangat mengganggu pemandangan kota. Oleh karena itu, pengolola PD Pasar harus melakukan evaluasi dan untuk Satpol PP harus menindak tegas PKL tersebut.

“Kami berharap Pak Wali menegur PD Pasar dan Satpol PP atas kinerjanya, karena kinerjanya masih berantakan dan tidak bisa menertibkan kawasan Pasar 16 Ilir yang dipenuhi PKL di pinggiran jalan,” kritiknya.

Masih dikatakan Mareta, kawasan pasar 16 ilir tidak hanya dipenuhi PKL yang berdagang diruas jalan melainkan banyaknya sampah yang berserakan. Hal ini juga perlu diperhatikan oleh Dinas Kebersihan dan Keindahan (DKK) Kota Palembang.

“Kami berharap DKK memperbanyak armada pengangkut sampah di tingkat kelurahan dan kecamatan, karena masih banyaknya sampah yang masih berserakan. Hal itu sangat mengganggu pemandangan Kota Palembang menjelang Asian Games 2018 mendatang, tidak hanya itu, fakir miskin dan anak jalanan juga harus menjadi sorotan, diharapkan ada pembinaan terhadap persoalan tersebut,” harapnya.

Baca Juga :   Puan Puji Dodi, Mendikbud Kagumi Pembangunan Muba

Sementara itu, Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan akan menindaklanjuti pandangan umum yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD Kota Palembang. Khusus masalah parkir, kedepan akan dibentuk perusahaan daerah (PD) yang mengurus masalah perparkiran.

“Kedepan kita akan membuat Perusahaan Daerah (PD) Parkir, sekarang dalam tahap penyusunan draf, namun kita tidak bisa berharap pajak besar dari tarif parkir. Namun, kita nanti akan tekan untuk meningkatkan pajak hotel dan restorant, karena kita mengharapkan hotel dan restorant akan banyak mendatangkan tamu apalagi menjelang Asian Games Tahun 2018 mendatang,” pungkasnya. (rgn)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

65 ASN Terjaring Razia di Mal Saat Jam Kerja

Palembang, KoranSN Guna meningkatkan penegakan disiplin kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumsel …