Frans Gunakan Senjata Api Buatan Taiwan Tembak Istri dan Dua Anaknya, Lalu Bunuh Diri

Tampak, suasana petugas saat melakukan olah TKP di rumah korban. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Senjata api jenis revlover yang digunakan Fransiskus Xaverius Ong alias Frans Amat (45) bunuh diri usai menembak kepala istinya Margaret Yenti Liana (40) dan dua anaknya Rafael (17) dan Kathlyn Fransiskus (11) merupakan buatan dari Taiwan.

Hal tersebut dikatakan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, terkait ditemukan tewasnya satu keluraga di kediaman korban di Komplek Vila Kebun Sirih Blok A18 Kelurahan Bukti Sangkal Kalidoni Palembang, Rabu (24/10/2018).

Menurut Kapolda, pada senjata api yang digunakan Frans untuk bunuh diri dan menembak anak dan istrinya terdapat nomor seri dan asal atau lokasi pembuatan senjata api tersebut.

Baca Juga :   Penyidik KPK Datangi Vila Nurhadi Sita Belasan Kendaraan Mewah

“Senjata api tersebut jenis revlover buatan Taiwan dan senjata api ini produksi pabrikan, bahkan menggunakan peluru tajam,” ungkapnya.

Masih dikatakan Kapolda, jika pihaknya saat ini masih menyelidiki apakah korban Frans memiliki izin resmi terkait kepemilikan senjata api tersebut.

“Jadi izinnya masih kami selidiki, apakah resmi atau ilegal. Saya sudah perintahkan Direktrur Intelkam Polda Sumsel untuk menyelidikinya,” katanya.

Lanjut Kapolda, tewasnya satu keluarga tersebut dikarenakakan saat kejadian korban Frans Amat bunuh diri dengan mengajak anak dan istrinya. Dari itulah setelah menembak kedua anak dan isterinya, kemudian Frans menembak kepalanya sendiri.

Baca Juga :   IRT Polisikan Tetangga Sendiri

“Sebab dari olah TKP dan pemeriksaan petugas Labfor ditemukan serpihan bekas tembakan senjata api dari tangan Frans. Sementara untuk motif tewasnya satu keluarga tersebut, karena adanya permasalahan yang terjadi pada keluarga mereka,” tutup Kapolda. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Bupati Kutai Timur Nonaktif Ismunandar Segera Disidang

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan barang bukti dan lima tersangka dalam kasus suap …