Gelapkan Uang Rp 600 Juta, Empat Pegawai Dibekuk Polisi

DIAMANKAN- AKP Dedi Rahmad saat menujukan barang bukti dari tersangka Ferdiansyah, Indra Darmawan, Suryadi dan Rikky Irawan. (foto-dedy/koransn.com)
DIAMANKAN– AKP Dedi Rahmad saat menujukan barang bukti dari tersangka Ferdiansyah, Indra Darmawan, Suryadi dan Rikky Irawan. (foto-dedy/koransn.com)

 

Palembang, KoranSN

Menggelapkan uang Rp 600 juta empat pegawai salah satu perusahaan penjualan batu splet di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara diringkus aparat kepolisian Polsek Gandus Palembang.

Empat tersangka tersebut yakni; Ferdiansyah (33) warga Lampung, Indra Darmawan (24) dan Suryadi (37) yang keduanya warga warga Pulau Rimau Banyuasin, serta Rikky Irawan (38) warga Jalan Letnan Murod Kecamatan IT I Palembang.

Kapolsek Gandus AKP Dedi Rahmad, Minggu (9/10/2016) mengatakan, keempat tersangka telah bekerja sama melakukan penggelapan uang perusahaan tempat empat tersangka bekerja dengan modus memainkan nota penjualan batu splet.

“Jadi otak penggelapan ini yakni Ferdiansyah, tersangka mengajak tersangka Indra Darmawan, Suryadi dan Rikky Irawan bekerja sama menipu korban yakni pemilik perusahaan dengan menggunakan nota pembelian. Dimana dalam nota pembelian, para tersangka ini mengelabuhi korban dengan memainkan nota. Misalkan pembelian 4 kubik batu splet diubah menjadi 3 kubik, sehingga uang yang disetorkan ke korban berkurang,” terangnya.

Baca Juga :   Penyuap Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria Divonis 2,5 Tahun Penjara

Masih dikatakan Kapolsek, aksi para tersangka ini dilakukan secara terus-menerus dari bulan Januari 2016 hingga September 2016.

“Akibatnya, korban menderita kerugian Rp 600 juta. Bahkan setelah kasus ini terungkap, diketahui jika uang tersebut dibagi rata oleh ke empat tersangka yang kemudian uang tersebut digunakan untuk membeli sepeda motor, mesin cuci, laptop, HP yang semuanya kini telah diamankan menjadi barang bukti.

Selain itu kita juga mengamankan uang Rp 10 juta yang merupakan sisa dari uang yang digelapkan para tersangka. Atas perbuatannya, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 374 KUHP,” tutup Kapolsek.

Baca Juga :   Supri Tewas Terjepit Gubah Masjid

Sementara tersangka Ferdiansyah mengungkapkan, dalam aksinya ia mengajak tersangka Indra Darmawan, Suryadi dan Rikky Irawan.

“Jadi, setiap ada pembeli kami memainkan notanya, sehingga uang pembelian batu splet dari konsumsen ketika distorkan uangnya telah kami kurangi, lalu uang yang dikurangi itu kami bagi rata. Kalau saya di perusahaan itu bekerja dibagian penjualan. Sedangkan ketiga teman saya mereka bagian pengawas di lapangan saat batu splet dimuat untuk dijual,” tandasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Ketua KPK Prihatin 26 dari 34 Provinsi Terjadi Kasus Korupsi

Jakarta, KoranSN Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengaku prihatin karena 26 dari 34 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.