Gelar Uji Emisi, 67 Angkot Tak Lulus Uji Emisi

Kepala dishub kota Palembang Sulaiman Amin, memberikan bingkisan dan stiker kepada salah satu pengendara yang lulus uji emisi, Rabu (2/11/2016). (foto-rika/koransn.com)
UJI EMISI – Kepala dishub kota Palembang Sulaiman Amin, memberikan bingkisan dan stiker kepada salah satu pengendara yang lulus uji emisi, Rabu (2/11/2016). (foto-rika/koransn.com)

 

Palembang, KoranSN

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Palembang dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, kembali melakukan uji emisi di depan kantor pajak di jalan merdeka, pada Rabu (2/11/2016). Dalam uji emisi kali ini, ada sekitar 402 kendaraan roda empat yang melakukan uji emisi, didapati ada sekitar 67 angkutan kota (Angkot) yang tak lulus uji emisi.

Kepala BLH Kota Palembang, Thabrani menjelaskan, dari total 402 kendaraan yang diperiksa, untuk yang tidak lulus uji ada sekitar 67 angkot, 28 kendaraan pribadi, dan 2 mobil dinas. “Bagi yang kedapatan tidak lulus uji, akan kita anjurkan untuk melakukan perawatan, karena gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan tersebut sangat hitam atau pekat, sehingga hal ini dapat mencemari udara,” katanya, Rabu (2/11/2016).

Baca Juga :   Dakwah Melalui Media Film

Sebelumnya, Kepala Dishub Kota Palembang Sulaiman Amin mengatakan, pihaknya menargetkan sekitar 400 kendaraan dalam uji emisi gratis yang digelar oleh Dishub dan BLH. “Kita targetkan hari ini 400 kendaraan dan 20 persen diantaranya kendaraan pribadi,” katanya.

Sulaiman menerangkan, pihaknya juga lebih memprioritaskan kendaraan umum, seperti angkot. Hal ini dilakukan, karena kendaraan umum merupakan alat transportasi yang digunakan oleh masyarakat banyak. Jadi, ini harus lebih diperhatikan kelayakannya.

“Kita prioritaskan, karena masih banyak kendaraan umum yang gas buangnya berbahaya. Seperti saat ini baru pukul 09.00 WIB pagi ini saja, sudah ada beberapa angkot yang tak lulus uji emisi,” jelasnya.

Selanjutnya, bagi kendaraan yang tak lulus uji emisi ini, pihak Dishub tidak akan memberikan stiker sebagai tanda lulus. “Bagi yang lulus langsung kita pasang stikernya. Kita himbau kepada kendaraan yang tak lulus untuk melakukan perawatan kendaraannya, ini demi kenyamanan dan keamanan kita bersama,” tandasnya.

Baca Juga :   Pembongkaran Bangunan Liar Sesuai Prosedur

Sementara itu, salah satu supir angkot, Dadan mengaku sudah lama tak melakukan perawatan mobil angkot yang dimilikinya. “Emang lah lamo dak dirawat, baru tau kalau sampai gas buangnyo sampai item cak ini,” ujarnya. (tya)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

TP PKK Sumsel Sinergikan Program Kerja Tahun 2021

Palembang, KoranSN Meskipun pandemi Covid-19 masih terjadi dan mempengaruhi seluruh lini kehidupan, tak terkecuali kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.