Giliran China Southern Minta Kompensasi Boeing

Pesawat China Southern. (Foto-Antaranews)

Beijing, KoranSN

Maskapai penerbangan China Southern Airlines, Rabu, meminta kompensasi terhadap Boeing atas pemarkiran dan penundaan pemesanan pesawat jenis 737 Max.

Maskapai penerbangan yang berkantor pusat di Guangzhou, Provinsi Guangdong, itu telah menangguhkan 24 unit pesawat 737 Max sejak 11 Maret 2019 sehingga menuntut kompensasi atas kerugian yang dideritanya kepada Boeing, demikian dilaporkan media resmi setempat, Rabu (22/5/2019).

Langkah tersebut diambil sehari setelah maskapai China Eastern Airlines yang berkantor pusat di Shanghai mengambil tindakan serupa, Selasa (21/5/2019).

Baca Juga :   Arab Saudi: Kami Dukung UAE Pasca Serangan Tangker

China menjadi negara pertama yang menghentikan penerbangan seluruh pesawat Boeing 737 Max 8 setelah kecelakaan fatal terjadi pada pesawat sejenis milik Ethiopian Airlines pada 10 Maret 2019. Sebelumnya, pesawat jenis yang sama milik Lion Air juga mengalami kecelakaan maut di Teluk Karawang, Jawa Barat, pada Oktober 2018.

Dua peristiwa kecelakaan tunggal di tempat berbeda yang melibatkan pesawat terbaru keluaran Boeing itu telah menjadi perhatian global yang berbuntut pada penangguhan penerbangan 737 Max. (Antara/ags)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Taliban Umumkan Gencatan Senjata Idul Fitri Selama Tiga Hari

Kabul, KoranSN Taliban mendeklarasikan gencatan senjata Idul Fitri selama tiga hari mulai Minggu, menurut seorang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.