Giri: Kami Punya Pengalaman untuk Memimpin Sumsel

Cawagub Sumsel, HM Giri Ramanda Kiemas saat foto bersama warga. (foto-andi fatra/koransn.com)

Prabumulih, KoranSN

Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumsel, HM Giri Ramanda Kiemas membantah dengan tegas jika dirinya bersama Calon Gubernur Sumsel Dodi Reza Alex Noerdin sebagai orang muda yang tidak punya pengalaman memimpin Sumsel untuk lima tahun ke depan.

Giri mengatakan, dengan pengalaman yang dimiliki, ia dan Dodi siap untuk memimpin Sumsel. “Kami berdua berupaya menyusun program yang nyata dan realistis bagi warga Sumsel, dan kami punya pengalaman untuk memimpin Sumsel ini,” kata Giri saat berkampanye di Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih, Kamis (22/3/2018).

Ia mengatakan, dirinya sudah tiga periode sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel dan Dodi Reza Alex sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI serta Bupati Musi Banyuasin (Muba). Dengan itu, menurutnya sudah layak untuk memimpin provinsi lumbung energi ini.

Masih dikatakan Giri, keluhan masyarakat soal Jalan Lingkar Kota Prabumulih yang rusak parah akan ditampung. Jika nantinya terpilih, jalan tersebut akan diperbaiki secara bertahap dan paling lama dua tahun sudah selesai.

Baca Juga :   Surat Suara Tiba di KPU Banyuasin

“Termasuk juga jalan provinsi sepanjang 1.500 kilometer (KM) yang 25% rusak, akan diperbaiki secara bertahap hingga kembali bagus dan nyaman dilewati warga Sumsel,” ucap keponakan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri ini.

Terkait harga karet, kata dia, pihaknya akan mereplanting karet-karet tua milik masyarakat supaya produktif. Sehingga, menambah penghasilan petani. Kalau sebelumnya, hanya dua pikul perhektar, ke depannya bisa naik menjadi empat pikul perhektar.

“Untuk meningkatkan harga karet, kita menggunakan karet sebagai campuran aspal untuk membangun jalan. Dengan itu, kita yakin harga karet bisa ditingkatkan,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumsel.

Untuk program berobat gratis dan sekolah gratis hingga kuliah gratis. Ke depannya, lanjut dia, akan terus dilanjutkan programkan. Meski dirinya, tidak menampik sekarang ini sekolah telah memungut biaya.

“Kita akan menganggarkan dana, sehingga ke depan tidak lagi sekolah memungut biaya dari siswa untuk menjalankan operasional sekolah. Dan kita akan menertibkan sekolah yang tidak memenuhi aturan melakukan pungutan uang sekolah,” bebernya.

Baca Juga :   Kapolda: Ada 3 Laporan Dugaan Money Politic Pada Pilkada Lahat

“Ke depannya, semua masyarakat akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Dan berobat tidak perlu lagi bayar. Tak perlu, pakai KK dan KTP. Kan sudah masuk BPJS Kesehatan,” sambungnya.

Selain itu juga, pihaknya juga mempunyai program memberikan bantuan kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan juga pemasangan internet gratis di kelurahan/desa. “Jadi, petani bisa melek informasi dan tidak lagi dibodohi oleh tengkulak ketika menjual hasil pertaniannya,” tandasnya. (and)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Didukung 9 Parpol, Ratna-Suwarti Harapkan Mesin Partai Bergerak Hingga ke Pelosok

Musirawas, koranSN Dukungan partai politik (Parpol) ke pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas …