Home / Gema Sriwijaya / Empat Lawang / Gubernur: Inilah Herman Deru Tidak Pernah Memelihara Permusuhan

Gubernur: Inilah Herman Deru Tidak Pernah Memelihara Permusuhan

Gubernur Sumsel, H Herman Deru disela-sela kegiatannya di Kabupaten Empat Lawang. (Foto-Humas Pemprov Sumsel)

Empatlawang, KoranSN

Dalam lawatannya ke Kabupaten Empat Lawang, Gubernur Sumsel melakukan kegiatan sinkronisasi Program Pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Empat Lawang di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Empat Lawang, Jumat (22/2/2019).

Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengatakan, lahirnya Empat Lawang sebagai Daerah Otonomi Baru tahun 2007 lalu tidak lain untuk mendekatkan pelayanan bagi masyarakat. Sedangkan untuk sinkronisasi program antara Provinsi dan Kabupaten/Kota tidak lain untuk menyamakan persepsi dan adaptasi.

“Empat Lawang ini daerah yang seksi. Para leluhur kita dulu menyebut daerah ini empat arah. Lahirnya Empat Lawang jadi kabupaten pemekaran dari Lahat tidak lain untuk mendekatkan pelayanan pada masyarakat,” tegas Herman Deru.

Kehadiriannya di Kabupaten Empat yang notebene-nya pada Pilgub lalu hanya mendapatkan dukungan 16 persen lanjut Herman Deru, tidak menjadi masalah, sebab urusan Pilkada kini sudah selesai dan sebagai Gubernur Sumsel dirinya tidak pernah mempermasalahkan mendukung atau tidak mendukung.

“Inilah Herman Deru tidak pernah memelihara permusuhan. Bila perlu jalan depan rumah lawan politik kita muluskan. Begitu juga dengan Pak Joncik, harus merangkul lawan politik. Lupakan semua residu Pilkada,” imbuhnya.

Terkait dengan potensi pertanian di Empat Lawang, Herman Deru mengingatkan jika sektor ini dikelola dengan baik bukan tindak mungkin Empat Lawang menjadi Belitang kedua.

Hanya tinggal memikirkan masalah yang akan dihadapi diantarnya terkait dengan penyuluh pertanian lapangan, masalah pupuk, jalan produksi dan penyerapan gabah dan beras petani.

Baca Juga :   Luar Biasa, Kodim 0406 MLM Gelar Berbagai Kegiatan

“Inilah tujuan dari sinkronisasi ini. Untuk menyamakan persepsi. Ini saya ajak Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas PU untuk melakukan kajian lebih lanjut. Bekerjasama dengan pemerintah daerah,” tambah Herman Deru.

Menurutnya, kejelian kepala daerah dalam mengangkat potensi daerah harus ada. Apalagi, Empat Lawang potensinya tidak lain adalah sektor pertanian.

“Kita sepakat dulu, Empat Lawang ini arahnya kemana. Kalau sudah jelas, saya akan berikan bantuan. Banyak dana tersedia mau DAU atau DAK. Ajak TNI program TMMD untuk membangun sektor pertanian ini. Dan yang tidak kalah penting adalah promosi,” harapnya.

Guberbur juga mengingatkan dalam mengambil kebijakan harus memenuhi legal aspek. Ketika legal aspek terpebuhi maka tidak akan masalah.

“Jika ini dilakukan dengan benar. Maka tidak akan ada OTT. Tidak perlu bupati tiap hari ganti nomor HP,” imbuhnya.

Sementara terkait dengan ASN, 15 hari dirinya menjabat Gubernur, atribut ASN dikembalikan sesuai dengan aturan atau pamong sebagai marwah ASN sebagai pelayan masyarakat.

“Diawali dengan di Provinsi dan telah diikuti kabupaten/kota. Minimal pada saat jam kerja para ASN ini akan mawas diri. Tidak lagi nongkrong di warung saat jam kerja” tambahnya.

Sementara itu Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad menyebutkan Kabupaten Empat Lawang memiliki luas 2256.44 Km persegi. Dengan potensi terbesar sektor pertanian. Pengentasan kemiskinan di Empat Lawang terus dilakukan melalui pembangunan disegala sektor, yang akhirnya menempatkan daerah ini tidak lagi masuk dalam kategori daerah tertinggal.

Baca Juga :   Warga Keluhkan Truk Batubara

Bahkan Joncik memiliki taget diakhir jabatannya priode pertama kemiskinan di Empati Lawang harus turun menjadi 8,3 persen.

“Saya belum banyak pengalaman. Karena baru menjabat bupati. Karena itu saya akan belajar banyak dengan Gubenur yang sebelumnya pernah menjabat Bupati OKU Timur dua periode dan berhasil mengantarkan daerah itu dengan jumlah penduduk miskin terendah di Indonesia,” ungkap Joncik.

Lebih lanjut Joncik menambahkan, untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Empat Lawang. Dirinya bertekad menjadikan daerah yang dipimpinnya itu sebagai lumbung pangan Sumsel setelah Belitang Kabupaten OKU Timur. Upaya tersebut telah diawali dengan cetak sawah baru dengan luas 2000 hektar di daerah Muara Pinang. Disamping itu, keberadaan irigasi lintang kiri yang kini telah operasional akan mempercepat terwujudnya daerah ini menjadi lumbung pangan Sumsel

“Kami bercita-cita Empat Lawang menjadi lumbung pangan Sumsel setelah Belitang Kabupaten OKU Timur,” tegas Joncik.

Sedangan untuk urusan keamanan, Joncik menegaskan, pihaknya akan sinergi dengan aparat penegak hukum memberantas kejahatan dengan memberikan tindakan tegas bagi pelaku kejahatan baik begal maupun perampok.

“Masalah keamanan. Kita kejar sampai kapanpun dan dimanapun para pelakunya. Sehingga Empat Lawang yang dikenal dengan daerah begal, daerah ranpok akan segera berakhir. Sehingga orang yang datang ke Empat Lawang akan merasa aman,” tambah Joncik. (foy)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Jika SFC Naik Kasta Liga Satu, Herman Deru Rencanakan Gelar Liga Tiga

Sekayu, KoranSN Kemeriahan nampak menandai Opening Ceremony dan Kick Of Gubernur Cup U-20 Tahun 2019 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.