Home / Gema Sriwijaya / Hamdani Meninggal Dunia di Ponpes Al-Amin Madura

Hamdani Meninggal Dunia di Ponpes Al-Amin Madura

Bupati Muratara, HM Syarif Hidayat bersama sekda Muratara H Abdullah Matcik saat mendatangi rumah duka di desa Noman Baru Kecamatan Rupit. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Hamdani (17), warga Desa Noman Baru Kecamatan Rupit Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), salahsatu santri yang di sekolahkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara untuk menjadi hafiz Alqur’an, meninggal dunia di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Amin Madura, Jawa Timur.

Berita duka tidak hanya di terima pihak keluarga tapi juga Pemkab Muratara, sebab almarhum ikut berpartisipasi mendukung visi dan misi Bupati HM Syarif Hidayat serta wakil Bupati Muratara H Devi Suhartoni untuk mencetak 1000 penghapal Alqur’an, putra-putri Kabupaten Muratara.

Penelusuran koran ini, informasi dari pihak Ponpes Al-Amin, di terima pihak keluarga dan Pemkab Muratara, Kamis (24/8/2017) sekitar pukul 06.30 WIB. Mendapat berita duka tersebut, pihak keluarga langsung berangkat dan menjemput almarhum untuk di kebumikan di tanah kelahirannya.

Baca Juga :   Kades Jadi Simpatisan Porpol

Sementara, Bupati Muratara H. Syarif Hidayat langsung bergerak cepat ke rumah duka yang berada di Desa Noman Baru Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara untuk mengucapkan belasungkawa kepada keluarga yang di tinggalkan.

“Hari ini Muratara berduka, karena kehilangan salah satu santri yakni Hamdani, anak dari saudara Heri dan Asma yang ikut program pemerintah telah berpulang ke rahmatullah saat sedang mengikuti proses belajar di Pesantren Al-amin,” kata Bupati.

Pemkab Muratara tidak tinggal diam dengan berita duka tersebut, karena santri yang meninggal dunia salahsatu orang yang ikut berpartisipasi dalam mewujudkan visi misi Bupati Muratara.

“Seluruh biaya akan kami tanggung, seperti kepulangan jenazah almarhum dari Madura Ke Muratara. Jadi, kami meminta kepada keluarga almarhum agar bersabar dan menunggu berita selanjutnya dari Pemkab Muratara,” ungkap Syarif.

Baca Juga :   Prajurit Jadi Guru Ngaji, Bukti Kedekatan TNI & Rakyat

Sementara, Rozali Syawal (65) salahsatu keluarga almarhum dan juga tokoh masyarakat desa Noman Baru mengatakan jika segala sesuatu yang terjadi merupakan kehendak yang maha pencipta.

“Kabar duka ini kami terima kira-kira jam 5 subuh tadi dan sangat mengejutkan keluarga kami, karena informasi yang kami dapat almarhum meninggal begitu saja tanpa ada penyebab, mungkin sudah ajalnya menjemput,” jelasnya.

Ia mengatakan, keluarga sangat berterima kasih kepada Bupati dan Pemkab Muratara karena sudah meringankan beban keluarga yang di tinggalkan almarhum Hamdani.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak bupati dan Pemkab karena segala sesuatu yang mengenai biaya ditanggung mereka. Jadi, kami tinggal menunggu jenazah almarhum Hamdani sampai ke rumah duka,” pungkasnya. (snd)


Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pemkab Empat Lawang Kerjasama dengan UGM

Empat Lawang, KoranSN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta sepakat ...