Harga Karet Naik, Batok Kelapa Langka

Ilustrasi petani sedang menyadap karet. (foto/net)

Muratara, KoranSN

Kenaikan harga naik tidak serta merta membuat petani karet di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Pasalnya, batok kelapa untuk menampung getah karet tiba-tiba menjadi langka di pasaran.

“Susah nian pak, nyari batok kelapo untuk menampung getah tuh. Ado jugo hargonyo mahal nian,” ungkap Samsuri, petani karet di Desa Noman Baru Kecamatan Rupit, Selasa (14/2/2017).

Ia menjelaskan, biasanya harga persatu buah batok kelapa itu hanya Rp 600, tetapi sekarang karena langka harganya mencapai Rp 1200 per buah.

“Biasonyo di toko manisan bae ado. Tapi sekarang tidak ada lagi serta di pasaran saja sudah sangat susah mencarinya,” tukasnya.

Ia mengaku sudah berkeliling seharian bahkan ke Kota Lubuk Linggau mencari penjual batok kelapa namun tidak ditemukan.

Baca Juga :   Didukung DPP, SBH Kian Optimis

“Memang benar ado solusi lainnyo mengunakan botol minuman tetapi tidak bertahan lama,” bebernya.

Senada Kasman (30) warga Kecamatan Rupit membenarkan batok kelapa sekarang ini susah dicari, bahkan berapa minggu lalu ia meminta kepada saudaranya yang di provinsi tetangga untuk mengirim batok kelapa itu.

Ia menjelaskan, beberapa minggu terakhir menjual batok kelapa dengan harga Rp 1000 sampai Rp 1200 perbuah. “Karena di semua tempat penjualan sudah habis, wajar jika penjual sampai harga melangit,” ujarnya.

Menanggapi ini, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (DPP) Kabupaten Muratara, Suhardiman mengatakan jika memang ada keluhan petani karet tentang langkanya batok kelapa sebagai material menyadap karet,seharusnya kelompok tani bisa mengusulkan dan akan didukung.

Baca Juga :   Dispopar Buka Pendaftaran Turnamen Sepak Bola U-20 Piala Gubernur

“Nanti jika ada usulan maka dari kelompok tani maka kita siap mendukungnya untuk diupayakan pada tahun 2018,” katanya.

Untuk sementara ini, lanjutnya, belum ada bantuan batok kelapa untuk para petani karet. “Sementara belum ada bantuan tapi kami siap mendukung jika ada usulan,” pungkasnya. (snd)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Kapolres OKU Timur dan 35 Anggota Dianugerahi Penghargaan Oleh Kapolda

OKUT, KoranSN Di tengah kesibukannya, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri …