Home / Headline / Hari Ini 5 Komisioner KPU Palembang Diagendakan Diserahkan ke Jaksa

Hari Ini 5 Komisioner KPU Palembang Diagendakan Diserahkan ke Jaksa

Tampak Jaksa Gakkumdu Kejari saat memasuki ruangan. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Hari ini, Senin (1/7/2019) penyidik Gakkumdu Polresta Palembang mengagendakan penyerahan lima Komisoner KPU Palembang yang merupakan tersangka dugaan pidana Pemilu ke Jaksa Gakkumdu Kejari Palembang.

Demikian dikatakan Kanit Pidkor (Pidana Korupsi) Polresta Palembang, Iptu Hamsal, Minggu (30/6/2019).
“Senin besok (hari ini) kita agendakan pelimpahan kelima Komisioner KPU Palembang dan barang bukti ke Kejari Palembang,” katanya.

Menurut Hamsal, pelimpahan kelima tersangka yakni ‘EF’, ‘Al’, ‘YT’, ‘SE’ dan ‘AB’ tersebut dalam rangka tahap dua, setelah sebelumnya berkas perkara dalam dugaan kasus ini dinyatakan Jaksa Gakkumdu Kejari Palembang lengkap (P21).

“Setelah berkas perkara yang P19 kami lengkapi dan kembali diserahkan ke jaksa, akhirnya pada Kamis 27 Juni 2019 kemarin, berkas perkara tersebut dinyatakan P21 oleh Jaksa Gakkumdu Kejari Palembang. Untuk itulah tahap selanjutnya kami melakukan tahap dua, yakni menyerahkan para tersangka dan barang bukti,” ungkapnya.

Terpisah, Tim Jaksa Gakkumdu Kejari Palembang, Riko Budiman membenarkan jika pihaknya sudah menyatakan berkas perkara lima tersangka Komisioner KPU Palembang P21 atau lengkap. Dari itu pihaknya menunggu penyerahan para tersangka dan barang bukti dari penyidik Gakkumdu Polresta Palembang.

“Berkas perkara dalam dugaan kasus ini hanya satu kali kami nyatakan kurang lengkap atau P19. Sebab setelah berkas yang P19 dilengkapi penyidik kepolisian dan kembali diserahkan kepada kami, maka kami menyatakan berkas perkara tersebut P21. Dengan demikian, kami masih menunggu penyidik melakukan tahap dua yakni menyerahkan para tersangka kepada kami. Untuk waktu tahap dua tersebut dimulai Senin besok (hari ini) sampai Rabu nanti, jadi kita tunggu saja tahap dua yang akan dilakukan penyidik,” ungkapnya.

Baca Juga :   Helmi Yahya, Percha, Kuryana Aziz, Heri Amalindo & A Wazir Mawardi Diperiksa di RSMH Palembang (Foto)

Masih dikatakan Rico, apabila kelima tersangka nantinya sudah diserahkan kepada pihaknya maka langkah selanjutnya yang akan dilakukan yakni melimpahkan berkas perkara ke pengadilan guna persidangan para tersangka.

“Dalam kasus ini kelima tersangka disangkakan Pasal 510 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2015 tentang Pidana Pemilu. Nah, karena ancaman hukumannya hanya dua tahun maka para tersangka memang tidak bisa dilakukan penahanan. Meskipun demikian, proses hukum kelima tersangka tetap terus dilakukan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, penetapan kelima tersangka merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan penyidik Polresta Palembang terkait laporan dari Bawaslu Palembang. Usai ditetapkan menjadi tersangka, Rabu (19/6/2019) penyidik Sentra Gakkumdu Polresta Palembang melimpahkan berkas perkara dan barang bukti kelima tersangka ke Jaksa Sentra Gakkumdu Kejari Palembang.

Namun setelah berkas perkara diteliti, Senin (24/6/2019) berkas perkara tersebut dinyatakan Kejari Palembang kurang lengkap atau P19, sehingga berkas dikembalikan jaksa ke penyidik untuk dilengkapi. Kemudian usai berkas perkara yang P19 dilengkapi, penyidik kepolisian kembali menyerahkan berkas perkara tersebut ke jaksa pada Rabu (26/6/2019), hingga akhirnya, Kamis (27/6/2019) berkas perkara dinyatakan jaksa lengkap atau P21.

Baca Juga :   Sakit Hati Anak Meninggal Dunia Alasan Nopri Teror RS Myria

Sebelumnya Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah telah membenarkan penetapan lima Komisioner KPU Kota Palembang sebagai tersangka terkait tindak pidana Pemilu.

“Ya benar, kami telah menetapkan lima Komisioner KPU Kota Palembang sebagai tersangka dugaan pidana Pemilu,” ungkapnya saat itu.

Masih dikatakan Kapolresta, penetapan kelima tersangka berdasarkan hasil penyelidikan terkait laporan dari Bawaslu Palembang.

“Dengan penetapan tersangka tersebut maka sesuai Undang-Undang Pemilu, ancaman kelima tersangka yakni kurungan penjara 2 tahun,” pungkasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara saat itu menambahkan, penetapan kelima tersangka dilakukan sejak 11 Juni 2019 yang lalu. Dimana kelimanya menjadi tersangka hasil penyelidikan berdasarkan laporan Bawaslu Kota Palembang terkait dugaan pidana Pemilu, karena para tersangka diduga menyebabkan orang lain kehilangan hak pilih dalam Pemilu 2019 di wilayah Kecamatan IT II Palembang.

“Adapun lima Komisioner KPU Palembang yang ditetapkan menjadi tersangka, yakni; ‘EF’, ‘Al’ , ‘YT’, ‘SE’ dan ‘AB’. Dalam perkara ini kelimanya sudah kami periksa sebagai tersangka, selain itu kami juga memeriksa sejumlah saksi termasuk saksi ahli,” tutupnya kala itu. (ded)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

50 Gembong Narkoba di Sumsel Dipindahkan ke Nusakambangan

Palembang, KoranSN Sebanyak 50 Narapidana (Napi) gembong Narkoba, yang diantaranya divonis pidana mati dan dihukum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.