Home / Nasional / Hari Keris 25 November akan Diusulkan ke Presiden Jokowi

Hari Keris 25 November akan Diusulkan ke Presiden Jokowi


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Mengajak Masyarakat untuk datang Ke TPS dan menggunakan hak pilih
Hasto Kristiyanto di Rapat Kerja Agung Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji. (foto-net/vivanews.com)

Jakarta, KoranSN

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto hadir di Rapat Kerja Agung Serikat Nasional Pelestari Tosan Aji (Senapati) Nusantara di Hotel Ros In, Yogyakarta, Sabtu (9/2/2019) malam. Hasto hadir di Rapat Kerja Agung sebagai Sekjen dari Senapati Nusantara.

Dalam rapat kerja agung itu, Senopati Nusantara membahas sejumlah hal terkait pelestarian tosan aji. Salah satunya adalah mengusulkan penetapan Hari Keris kepada Presiden Jokowi.

“Raker Agung merumuskan langkah-langkah strategis ke depan yang akan dilakukan. Termasuk upaya untuk mengusulkan kepada Bapak Presiden Jokowi untuk menetapkan Hari Keris,” ujar Hasto di sela sidang pleno Raker Agung Senapati Nusantara di DIY.

Baca Juga :   Pemprov Kaltim Ngotot Minta 19 Persen Jatah Blok Mahakam

Hasto menyebut jika keris saat ini telah mendapatkan pengakuan sebagai warisan budaya dari UNESCO. Sehingga sudah selayaknya agar ada Hari Keris sebagai bentuk pengakuan terhadap keris sebagai warisan budaya nusantara.

“Sesuai juga dengan pengakuan dari UNESCO. Ini (Keris) adalah maha karya kita yang luar biasa. Generasi muda kita harus melihat maha karya itu dan melihat dari seluruh aspek kepribadian melalui produk Tosan Aji,” kata Hasto.

Sedangkan menurut panitia Raker Agung Senapati Nusantara, Sukirman (34), Senapati Pamungkas mengusulkan beberapa opsi tanggal untuk penetapan Hari Keris. Opsi tanggal ini di antaranya adalah tanggal 25 November.

“Opsinya adalah Hari Keris diusulkan ditetapkan pada tanggal 25 November. Tanggal itu dipilih karena bertepatan dengan hari pengakuan UNESCO,” tutur Sukirman.

Baca Juga :   KPK Lelang Murah Gelang hingga Berlian Mewah

Sejumlah langkah telah dilakukan Senapati Nusantara untuk mengesahkan 25 November sebagai Hari Keris. Di antaranya Senapati Nusantara sudah beraudiensi dengan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud.

“Kami sudah beraudiensi dengan (Dirjen) Kebudayaan. Kita akan coba untuk mengusulkan kepada Pak Jokowi tentang Hari Keris ini,” lanjut Sukirman.

Sukirman meyakini jika pemerintah bisa segera menetapkan Hari Keris akan banyak dampak yang dirasakan. Diantaranya dengan terdongkraknya ekonomi kreatif nasional.

“Ekonomi kreatif di bagian perkerisan pasti akan lebih berjalan. Ini sama halnya dengan industri batik nantinya. Paska ditetapkan Hari Batik, industri kreatif batik menjadi hidup. Artinya pengrajin (keris) pasti akan menjadi lebih hidup,” kata dia. (vivanews)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Jokowi 74,8%, Prabowo 25,2%

Penang, KoranSN Proses rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 bagi WNI di wilayah Penang, Malaysia, telah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.