Harimau Muncul di Gunung Dempo, Jalur Pendakian Ditutup

Ilustrasi.(foto-net)

Pagaralam, KoranSN

Harimau Sumatera muncul di Gunung Dempo. Ini membuat jalur pendakian ke puncak Gunung Dempo ditutup. Meminimalisir jatuhnya korban.

“Jalur Kampung IV dan Tugu Rimau ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ujar Koordinator Pos SAR Pagaralam, Lettu (SAR) Alparis ZM, SSos, Senin (25/11/2019).

Menurut Alparis, penutupan dua jalur pendakian tersebut karena tak menentunya kondisi keamanan Gunung Dempo. Ini terkait dengan kemunculan harimau sumatera di pelbagai lokasi di Gunung Dempo.

“Kita tidak tahu apakah sekarang sudah aman atau belum,”ujar mantan kepala kamar mesin (KKM) di kapal SAR Palembang ini.

Baca Juga :   Lapter Atung Bungsu Tambah Rute Penerbangan, Pagaralam – Jakarta

Lalu bagaimana dengan lokasi selain jalur pendakian? Alparis bilang, berdasarkan petunjuk dari Kapolres Pagaralam, wisatawan juga dilarang berkemah di sekitar Tugu Rimau.

“Untuk lokasi-lokasi lain yang dinilai sudah aman dan tidak, itu lebih baik tanya dengan BKSDA,” jawabnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Lahat Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan Martialis Puspito mengatakan, pihaknya tak berwenang untuk menetapkan keamanan di Gunung Dempo.

“Itu lebih baik tanyakan dengan pengelola Gunung Dempo. Silahkan tanya apakah sudah di sana sudah dipasang tanda-tanda jalur harimau atau belum,”ujar Ito-sapaan Martialis Puspito.

Baca Juga :   PKK Muara Enim Raih Pakarti Utama III Nasional

BKSDA dijelaskan Ito, bertugas untuk melakukan pencegahan terjadinya kasus penyerangan harimau terhadap manusia. Selebihnya pihaknya hanya mampu memberikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada. “Prinsipnya harimau itu tak mau mengganggu manusia,” ucapnya. (asn)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Bupati OKI, Mahasiswa dan Petani Cari Solusi Konflik Lahan & Bansos Covid-19

Kayuagung, KoranSN Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H Iskandar SE menggelar dialog dengan perwakilan mahasiswa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.