Home / Headline / HD Realisasikan Insentif Beras Untuk 30.269 Pegawai Pemprov Sumsel

HD Realisasikan Insentif Beras Untuk 30.269 Pegawai Pemprov Sumsel

Sukseskan MXGP Indonesia di Palembang, Indonesia

Syukuran Hari Jadi Kota Palembang ke 1336 Tahun

Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Gubernur H Herman Deru saat membagikan THR (gaji 14) secara simbolis bagi ASN Pemprov Sumsel. (Foto-Ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Janji Gubernur Sumsel, H Herman Deru memprioritaskan program pro rakyat bukan isapan jempol belaka, Senin siang (27/5/2019) misalnya, Gubernur HD merealisasikan pengadaan dan penyaluran insentif beras bagi ASN dan tenaga honorer di lingkungan Provinsi Sumsel.

Selain untuk memudahkan para ASN, inisiasi memberikan insentif beras ini juga bertujuan mensejahterakan para petani di Sumsel.

Berdasarkan data ada sebanyak 30.269 pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mendapatkan insentif beras tersebut. Selain mengalurkan beras, pada kesempatan itu Pemerintah Provinsi Sumsel juga mencairkan Tunjangan Hari Raya (THR).

Penyerahan beras ini dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru bertempat di Graha Bina Praja Provinsi Sumsel.

Gubernur Sumsel, H Herman Deru dalam arahannya mengharapkan kalangan pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dapat terus meningkatkan kinerja dan tanggung jawabnya sebagai abdi negera dan abdi masyarakat.

“Jadi apalagi alasan kita tidak semangat. Pengabdian itu memang ada tupoksinya. Tapi yang paling penting adalah tanggungjawab moral kita,” tegas gubernur.

Herman Deru mengungkapkan, pemberian insentif beras untuk kalangan pegawai memang terkesan jadul, namun dirinya tidak ambil pusing dengan apa kata orang. Sebab insentif beras ini merupakan salah satu bentuk konkrit jika Sumatera Selatan sebagai lumbung pangan.

Dia menceritakan, pada saat menerapkan kebijakan pemberian insentif beras kepada kalangan pegawai ketika masih menjabat Bupati OKU Timur tahun 2007 lalu, kala itu dirinya banyak mendapatkan cibiran karena dianggap kebijakannya jadul atau tidak populer.

“Tapi kesempatan ini perlu saya ungkap. Ini bukti konkit kita sebagai daerah lumbung pangan. Kita memikirkan petani, dimana sebagian besar masyarakat provinsi ini adalah petani. Saya yakin, petani akan senang dengan program ini,” tambahnya.

Baca Juga :   Tanam Pohon dan Uji Gas Emisi Kendaraan Bakal Warnai Peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia di Sumsel

Disamping itu lanjut gubernur, alasan diambilnya kebijalan pemberian insentif beras bagi pegawai adalah untuk mengimbangi hasil produksi yang kerap tidak terserap oleh Bulog sehingga selama ini pemerintah terus menggenjot hasil produksi petani. Akibatnya produksi naik namun tidak diimbangi dengan pemasaran yang jelas, sehingga menjadi dilema bagi kalangan petani. Apalagi disaat musim puncak panen harga anjlok atau jatuh, sedangkan saat musim paceklik harga melambung tinggi.

“Nah, disinilah peran dan fungsi Bulog sebagai penyetabil dan penyanga harga. Bulog juga harus didukung Kabupaten/Kota dalam penyerapan dan penyaluran beras. Untuk apa produksi tinggi kalau harga anjlok, siasatnya Pemprov mengintervensi, yakni dengan beli beras petani dengan harga sangat baik di atas HPP. Selanjutnya beras diberikan sebagai insentif bagi pegawai,” jelasnya.

Lebih lanjut Herman Deru mengingatkan pegawai agar beras yang telah diberikan jangan dijual, jika kedapatan ada pegawai yang menjual beras tersebut maka akan dikenakan sanksi.

“Mohon jangan dijual, mohon betul jagan dijual. Apalagi sampai berkeliaran di pasar. Kalau kedapatan dijual, jangan lagi diberi Pak Sekda,” tegas gubernur.

Gubernur juga mengingatkan Perum Bulog untuk menjaga mutu dan kualitas beras serta tampilan kemasan beras untuk ASN.

“Kalau berasnya tidak bagus kembalikan. Untuk penyaluran beras ini kita anggarkan Rp 50 miliar pertahun,” tandasnya sembari menegaskan terkait dengan THR yang dibagikan, gubernur meminta agar pegawai mempergunakannya sebaik mungkin, dan dibagian akhir arahannya H Herman Deru mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri bagi kalangan ASN di lingkungan Pemprov Sumsel.

“Nanti saat hari raya kita akan adakan halal bihalal. Bagi yang pulang kampung, salam untuk keluarga. Selamat Hari Raya Idul Fitri mohon maaf lahir dan bathin. Kalau ada di Palembang silahkan datang dan kita makan bersama di Griya Agung, tidak ada batasan, karena itu rumah rakyat juga,” tandasnya.

Baca Juga :   Uang Jual Narkoba Dibelikan 8 Mobil dan 7 Moge

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, H Nasrun Umar dalam laporannya dihadapan gubernur menegaskan, per April 2019 besaran pengadaan beras ASN di lingkup Pemerintah Provinsi Sumsel dengan jumlah 30.269 orang dengan jumlah beras sebanyak 427.090 Kg atau 427,090 ton.

Dengan rincian, PNS sebanyak 16.040 orang dengan alokasi beras untuk satu bulan sebanyak 284.800 Kg atau 284,8 ton. Sedangkan untuk tenaga honorer berjumlah 14.229 orang dengan alokasi beras untuk satu bulan sebanyak 142.290 Kg atau 142,29 ton.

“Dengan adanya program strategis dan mulia ini. Saya atas nama ASN dan honorer di lingkup Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur yang telah menginisiasi program ini,” ucap Sekda.

Sekda menambahkan, adapun besaran insentif beras yang diberikan tersebut, yakni bagi ASN suami dan istri bekerja di lingkungan Pemprov sebesar 20 Kg atau masing-masing 10 Kg suami/istri. Sedangkan bagi ASN suami/istri/janda/ duda yang bekerja di Pemprov Sumsel diberikan masing-masing 20 Kg. Sementara ASN yang belum menikah sebanyak 10 Kg, demikian juga dengan honorer yang mendapat jatah insentif beras sebar 10 Kg.

Menurut Nasrun, tahap awal pemberian insentif beras dilakukan untuk jatah satu bulan mendekati Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Selanjutnya pada bulan Juni hingga Desember 2019 akan diberikan dengan sistem rapel sehingga total 12 bulan.

“Hari ini juga akan diberikan THR atau gaji ke 14 kepada ASN di lingkungan Pemprov Sumsel. Dan perlu kami laporkan juga jika gaji ke 13 dan TPP ke 13 akan dibayarkan pada bulan Juni sesuai dengan aturan yang berlaku,” tandasnya. (awj)

Iklan Warung Seblak Dadaan Sunda di Citimall Lahat

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Bupati Muba DRA: Mari Jaga Keamanan NKRI dan Dukung MK Selesaikan Sengketa Pemilu

Sekayu, KoranSN Sejak dimulainya pelaksanaan sidang sengketa Pemilu 2019 oleh Mahkamah Konstitusi (MK), seluruh dukungan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.