Hebat, Sumsel Raih Peringkat 2 Paritrana Award

Wagub Sumsel, Mawardi Yahya menerima penghargaan dari Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. (foto-humas pemprov)

Palembang, KoranSN

DI bawah kepemimpinan Herman Deru dan Mawardi Yahya, prestasi Provinsi Sumsel makin kinclong di kancah nasional. Terbaru Provinsi Sumsel meraih peringkat dua Anugerah Paritrana (jaminan ketenagkerjaan sosial) dari BPJS Kesehatan. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, kepada Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, di Istana Wakil Presiden RI, Rabu (3/7/2019).

Dalam kesempatan itu Wapres RI Jusuf Kalla, meminta BPJS Ketenagakerjaan berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan. “BPJS Ketenagakerjaan mempunyai daya yang sangat besar, (BPJS) kesehatan yang defisit terus menerus. Jadi perlu ada kerja sama yang baik. Karena apabila satu pihak banyak kesejahteraan, satu defisit maka bebannya kepada negara, ke pemerintah,” ujarnya.

Ia menyadari BPJS Ketenagakerjaan memiliki tujuan jangka panjang yakni menyediakan jaminan sosial bagi para pekerja yang nantinya pensiun, sehingga rentan mengalami defisit. Hal itu berbeda dengan BPJS Kesehatan yang tujuannya jangka pendek, yakni menyediakan biaya kesehatan saat pesertanya berobat. Namun, Kalla menilai semestinya kedua lembaga bisa berkolaborasi karena tujuannya sama yakni menyejahterakan masyarakat.

Baca Juga :   Bertambah 10, Covid-19 di Sumsel Capai 1.029

Usai mendapatkan penghargaan tersebut Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengungkapkan, penghargaan ini membuktikan bahwa melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sumsel memberikan motivasi perusahaan untuk memperhatikan kesejahteraan pekerja melalui programdi BPJS Ketenagakerjaan. “Kedepan masalah tenaga kerja ini akan terus menjadi perhatian kita. Dan kita terus menghimbau perusahaan-perusahaan di Sumsel mempunyai standar tersendiri dalam melaksanakan pekerjaan jangan sampai melebihi standar yang ditentukan,” ungkapnya.

Lanjutnya, dalam tiga bulan sekali ia telah memerintahkan kepada Dinas Tenaga Kerja untuk memantau bila terjadi hal yang tidak diinginkan, dan bahkan mengecek langsung ke perusahaan tersebut apabila ada hal- hal yang tentu menjadi tuntutan hak pekerjanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Sumsel, Arief Budiarto menjelaskan, Anugerah Paritrana ini diberikan kepada Pemerintah Daerah, Perusahaan, Usaha Kecil Menengah (UKM) yang mendukung pelaksanaan program kesejahteraan untuk pekerjanya.

Ditambahkan Arief, terpilihnya Sumsel mendapatkan Paritrana Award ini berawal dari adanya Surat Keputusan Gubernur atau Surat Edaran Gubernur untuk kesejahteraan pekerja. Kemudian, jumlah peserta yang ada saat ini akan terus ditingkatkan termasuk juga non ASN. “Karena seharusnya non ASN yang ada di Sumsel ini juga harus menjadi peserta kita. Seperti yang sudah diterapkan di Bangka Belitung, semua non ASN juga jadi peserta. Untuk ke depan, kita akan tingkatkan kesejahteraan pekerja bersama-sama Pemprov Sumsel,” lanjut dia.

Baca Juga :   Penimbunan Lahan Hingga 8,5 Hektar, Pemkot Palembang Dinilai Lalai

Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumsel, Koimudin menambahkan, sejak memimpin Sumsel, Herman Deru dan Mawardi Yahya, sudah membuat komitmen regulasi bagaimana melindungi tenaga kerja dari kepastian hukum dan bagaimana tenaga kerja sejahtera. Untuk melindungi tenaga kerja lokal di Sumsel, Gubernur Herman Deru sejak awal tahun lalu sudah mengeluarkan Surat Edaran Gubernur nomor 560 tahun 2019 tentang perlindungan bagi buruh harian lepas. Bahkan agar tenaga lokal terserap dan ambil bagian dalam setiap kegiatan investasi di Sumsel , Gubernur juga membuatkan Perda yang kini sedang dibahas di Kemendagri agar tidak bertentangan dengan hukum di atasnya dan diperkirakan Perda ini tak lama lagi rampung. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

TP PKK Sumsel Sinergikan Program Kerja Tahun 2021

Palembang, KoranSN Meskipun pandemi Covid-19 masih terjadi dan mempengaruhi seluruh lini kehidupan, tak terkecuali kegiatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.