Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Kesehatan / Heboh ‘Keong Sawah’, Ahli Gizi Sebut Ada Banyak Sumber Protein Alternatif

Heboh ‘Keong Sawah’, Ahli Gizi Sebut Ada Banyak Sumber Protein Alternatif

Ilustrasi. (foto-net)

Jakarta, KoranSN

Anjuran makan keong sawah ramai jadi perbincangan di medsos. Keong sawah ini dimaksudkan sebagai pengganti daging sapi yang tengah naik harganya di pasaran.

Saat dihubungi melalui panggilan telepon, Rabu (6/12/2017), Prof dr Hardinsyah, MS, Ketua Umum Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan Indonesia, beliau menjelaskan bahwa keong sawah atau tutut memang punya kandungan yang baik.

“Kalau protein daging sapi lebih tinggi lah. Untuk pengganti enggak bisa persis menggantikan tapi turut membantu kebutuhan protein atau untuk variasi juga. Cuma kalium dan asam folat keong sawah lebih tinggi dari daging sapi,” jelas Prof Hardin.

Baca Juga :   Ingin Kurus? Makan Kayu Manis

Meskipun begitu, Guru Besar Fakultas Ilmu Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) ini juga memperhatikan adanya perbedaan selera dari tiap-tiap orang. Karena itu, ia menganjurkan untuk memanfaatkan potensi makanan yang melimpah dari tiap daerah masing-masing untuk memenuhi kebutuhan protein.

“Pangan hewani itu banyak, telur banyak, ikan juga kan ada yang 1 kg (seharga) 15 ribu. Ada juga ikan lele. Kalau di daerah pantai ngapain makan keong sawah mending makan kerang, ikan juga banyak. Disesuai dengan harga dan keberadaan (potensi) masing-masing daerah saja,” kandasnya. (detik.com)

Baca Juga :   Kenali Basal Cell Carcinoma, Kanker Kulit Ganas yang Mirip Tahi Lalat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Dinkes Bandarlampung Klaim Angka Stunting Rendah

Bandarlampung, KoranSN Dinas Kesehatan Bandarlampung mengklaim bahwa angka stunting di kota setempat masih terbilang rendah, …