Home / Lacak / Hendak Beli Mobil, Warga Plaju Ditipu Teman Facebook

Hendak Beli Mobil, Warga Plaju Ditipu Teman Facebook

Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Naas menimpah Ramdani (56), warga Jalan Kapten Abdullah Lorong Mulia I Kelurahan Talang Bubuk Kecamatan Plaju ini. Pasalnya, ia sudah menjadi korban penipuan dan pengelapan melalui jejaring sosial.

Akibat kejadian ini, Ramdani harus kehilangan uangnya sebesar Rp 11,5 juta setelah dibawa kabur teman dunia mayanya yang ia kenal melalui facebook. Ketika membuat pengaduan, Rabu (6/12/2017) di SPK Terpadu Polresta Palembang, korban Rahmadi menceritakan, kejadian yang menimpahnya terjadi Jumat lalu (17/11/2017) saat ia mendapatkan informasi melalui akun facebooknya.

“Di akun saya itu, saya menerima informasi jika ada orang yang hendak menjual mobil jenis Honda City. Karena saya memang sedang mencari mobil, kemudian saya mencoba menghubungi nomor pelaku yakni; 081245643332 melalui pesan WhatsApp,” kata korban.

Setelah dilakukan komunimasi inten, lanjut korban, terjadilah kesepakatan harga untuk biaya pengiriman dan mutasi kendaraan yang nominalnya Rp 20 juta.

“Awalnya saya kenal lewat FB, kemudian telepon. Lalu dia bilang mobil yang mau dijual bodong (tidak ada surat menyurat), dihargainya sebesar Rp 20 juta. Nah karena saya sedang cari mobil saat itu saya mau saja,” terangnya.

Karena sudah sepakat, diterangkan korban, saat itu pelaku pun meminta uang, dengan alasan untuk biaya mutasi dan pengiriman.

“Saya percaya saja Pak!, saat itu saya kirim uang dengan cara ditransfer sebesar Rp 1.5 juta ke rekening 1630002519125 atas nama Hilmu, lalu dikirim kembali kerekening yang sama sebesar Rp 10 juta, jadi sisanya dia bilang Rp 8,5 dia bilang nanti saat mobil dikirim,” ujarnya.

Kemudian, korban yang sudah siap menerima pengiriman barang, tiba-tiba terkejut dihubungi melalaui via telepon oleh seseorang yang mewakili bea cukai dan diminta segera melunasi sisa uang pembelian mobil tersebut.

“Saya sadar telah ditipu ketika ada orang yang mengaku dari bea cukai, meminta uang sisa kembali, karena perjanjian sisa setelah barang dikirim. Nah merasa ditipu, jadi saya laporkan ini,” akunya.
Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winaramengatakan, pihaknya sudah menerima laporan korban tersebut.

“Laporan korban sudah kita terima dan segera diproses,” tutupnya. (den)

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Warung Mie Ayam Depan Lippo Diamuk ‘Si Jago Merah’

Lubuklinggau, KoranSN Si Jago merah kembali mengamuk. Kali ini api melalap Rumah Tokoh (Ruko) Mie ...

error: Content is protected !!