Hendri Si Penyebar Hoax Virus Corona Terancam 10 Tahun Penjara

Wadirreskrimsus Polda Sumsel AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta saat menunjukkan medsos pelaku. (Foto-Ferdinand/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus (Wadirreskrimsus) Polda Sumsel, AKBP Dewa Nyoman Nanta, Rabu (18/3/2020) menegaskan, Hendri (20), warga KP Ciurub Desa Caringin Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi yang ditangkap pihaknya terkait menyebarkan postingan hoax (berita bohong) virus corona terancam 10 tahun penjara.

Menurutnya, virus corona (COVID-19) saat ini telah menjadi isu nasional dan internasional, maka dari itu mulai dari Mabes Polri, Polda dan Polres se-Indonesia sepakat bersama-sama memerangi hoax terkait virus corona ini.

“Dari itulah dari hasil penyelidikan kami menangkap Hendri di Muara Enim yang merupakan penyebar hoax virus corona di media sosial facebook. Dalam kasus ini Hendri terancam 10 tahun penjara,” ungkapnya.

Baca Juga :   Dicecar Hakim di Sidang Dugaan Korupsi Lift, Mantan Kepala BPKAD Palembang Mengaku Lupa & Tidak Tahu

Masih dikatakannya, ancaman hukuman pidana tersebut lantaran dalam kasus ini tersangka telah dengan sengaja menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang membuat keonaran dan keresahan di kalangan rakyat atau hoax, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946.

“Kini tersangka dan barang bukti telah kami amankan di Mapolda Sumsel guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Lebih jauh dikatakannya, dengan ditangkapnya penyebar hoax di media sosial tersebut maka pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuat dan menyebar informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Sebab, informasi yang tidak benar atau hoax akan membuat keresahan masyarakat dan untuk pembuat dan penyebarnya dapat berdampak hukum,” jelasnya.

Baca Juga :   Dihantam Ombak, KM Awet Muda Tenggelam di Tanjung Serai

Dilanjutkannya, seperti postingan yang dibuat oleh Hendri di akun facebook, dimana tersangka memposting tulisan hoax terkait virus corona.

“Adapun postingan tersebut yakni bertuliskan ‘2 orang di Sukabumi meninggal karena terkena virus corona cocorobet di jero celana tetaplah waspada’. Tak lama di posting, tulisan di beranda facebook tersebut menjadi viral hingga menimbulkan keresahan masyarakat, bahkan viralnya sampai ke Sukabumi,” tandasnya. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Sekeluarga Positif Corona di Prabumulih Diisolasi di Rumah, 2 Tanpa Gejala 1 Gejala Ringan

Palembang, KoranSN Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Sumsel, Yusri yang juga Jubir Satgas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.