Home / Go Sport / Hendri Zainuddin: SSL Wadah Kompetisi Sepakbola Profesional Anak Muda

Hendri Zainuddin: SSL Wadah Kompetisi Sepakbola Profesional Anak Muda


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Hendri Zainuddin foto bersama pemain dan piala Sumsel Super League (SSL). (foto-ist)

Palembang, KoranSN

Sosok Hendri Zainuddin mungkin sudah tidak asing lagi di mata dan telinga pecinta sepakbola Sumatera Selatan, khususnya penggemar Sriwijaya FC. Pasalnya, selama menjadi pengurus dari klub yang berjuluk Laskar Wong Kito itu, Hendri Zainuddin pernah menjabat sebagai Direktur Teknik dan Sumber Daya Manusia serta Manager Sriwijaya FC.

Selama menjalani jabatannya pada dua posisi itu, kurang dan lebih lima tahun yakni dari 2008-2013, berbagai gelar juara telah dipersembahkannya bersama dengan pelatih dan pemain lainnya. Diantaranya adalah dua kali juara Piala Indonesia, dua kali juara Inter Island Cup dan mendapatkan dua gelar juara atau double winner di musim 2011-2012, karena berhasil menjadi juara Indonesian Super League dan Juara Perang Bintang.

Selepas dari Sriwijaya FC, Hendri Zainuddin yang pernah menjabat sebagai Manager PS Banyuasin itu, tidak berhenti dari aktifitasnya di dunia sepakbola. Melihat kondisi sepakbola di Sumatera Selatan yang tidak ada kompetisi sepakbola amatir, pria berkacamata kelahiran 4 Desember 1973 itu langsung mengambil inisiatif untuk mengelola kompetisi sepakbola amatir setelah berkoordinasi dengan insan sepakbola.

Baca Juga :   PSG Dipermalukan Rennes

Kompetisi sepakbola itu pun akhirnya bergulir di tahun 2014 dan diberi nama Sumsel Super League (SSL). Jumlah pesertanyapun tidak sedikit dan diikuti oleh tim sepak bola dari berbagai daerah yang ada di Sumatera Selatan.

“Kita ingin memberikan wadah bagi anak-anak muda Sumsel, agar bisa menjalani kompetisi layaknya pemain sepakbola profesional. Melalui SSL ini, pelatih atau pemain bisa mengetahui apa kekurangan dan kelebihan dari tim dan menjadi catatan untuk diperbaiki,” katanya.

Meski tergolong baru, SSL ternyata menarik minat pecinta sepakbola di Sumatera Selatan. Bahkan, SSL dijadikan contoh dalam pengelolaan kompetisi untuk pembinaan pemain usia dini di Pulau Sulawesi. Tidak hanya itu, assisten profesor olahraga dari Jerman, pernah datang untuk menyaksikan pertandingan di Sumsel Super League.

Baca Juga :   Pogba Umrah Bareng Zouma

Lanjutannya, dari SSL ada pemain yang memperkuat klub sepakbola profesional, selain itu Try Goentara juga memperkuat PSS Sleman dan Rangga Pratama memperkuat Sriwijaya FC. Lalu di tahun 2019 ini, SSL menjalankan kompetisi dengan format yang berbeda.

Bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, SSL menggelar kompetisi di setiap kabupaten dan kota. Dimana untuk juara pertama dari masing-masing kabupaten dan kota di Sumatera Selatan, akan bertemu di Palembang bulan November 2019.

Menurutnya, dengan semakin banyaknya kompetisi sepakbola di daerah, maka potensi bisa terlihat. Pemandu bakat dari daerah juga akan lebih mudah merekrut pemain untuk Pekan Olahraga Wilayah, Pekan Olahraga Provinsi, PON dan berbagai kompetisi lainnya.

Kini, dengan modal kemampuan mengelola Sriwijaya FC, Gubernur Sumatera Selatan mempercayakan kepada Hendri Zainuddin untuk dikelola dengan baik agar bisa promosi ke liga 1 Indonesia di tahun 2020 mendatang. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Avatar

Lihat Juga

Christiano Ronaldo Sarankan Juventus Untuk Tarik Mourinho

Cristiano Ronaldo telah menyarankan Jose Mourinho untuk menggantikan Max Allegri di sebagai pelatih Juventus. Dua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.