Home / Headline / Hengki, Pembunuh Driver Taksi online Sempat Ganti Nama Jadi Hendri

Hengki, Pembunuh Driver Taksi online Sempat Ganti Nama Jadi Hendri

Peti berisi jenazah Hengki Sulaiman tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Kamis malam (12/4/2018). (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Hengki Sulaiman (21), yang merupakan buronan perampokan sadis terhadap driver taksi online, Tri Widyantoro, Rabu siang (11/4/2018) tewas ditembak aparat kepolisian Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel di persembunyiannya di Kabupaten Brebes Jawa Tengah.

Dalam pelariannya, Hengki ternyata mengganti namanya menjadi Hendri. Bahkan Hengki kerap berpindah-pindah lokasi agar keberadaannya tidak termonitor oleh pihak kepolisian Polda Sumsel yang terus melakukan pengejaran.

Demikian dikatakan Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumsel, Kombes Pol Budi Suryanto didampingi Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum, AKBP Azis Andriyansyah, Kamis (12/4/2018) di Mapolda Sumsel.

“Dia (Hengki) sempat ganti nama menjadi Hendri tapi anggota sudah memonitor dan terus mengejar, meski dia lari ke lubang semut pasti kami tangkap. Terbukti, Hengki kini sudah tertangkap dan tertembak mati oleh anggota kita di Brebes,” tegasnya.

Masih dikatakannya, tindakan tegas yang dilakukan pihaknya terhadap pelaku Hengki diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelaku kejahatan lainnya di Sumsel agar kedepan berhenti untuk melakukan aksi kejahatan. Sebab, jika terjadi aksi kejahatan maka dirinya konsisten untuk menangkap pelakunya serta tidak segan-segan memberikan tindakan tegas.

“Apalagi anggota kami memiliki kemauan 1000 persen untuk melakukan pengejaran kepada para pelaku kejahatan yang beraksi di wilayah hukum Polda Sumsel ini. Untuk itu, kami himbau agar pelaku-pelaku kejahatan berhenti beraksi sebelum nantinya menyesal. Sebab, siapapun pelakunya akan kami tidak tegas,” ungkapnya.

Sementara pantauan Koran Suara Nusantara di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, sekitar pukul 22.00 WIB jenazah Hengki tiba dengan dibawa mobil ambulan dan dikawal dua mobil aparat kepolisian Subdit III Jatanras Polda Sumsel.

Kemudian peti berisi jenazah Hengki langsung diturunkan petugas dari mobil ambulan lalu dibawa masuk ke kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. Di lokasi juga tampak keluarga korban Tri Widyantoro yang ikut menyaksikan kedatangan jenazah Hengki.

Terkait kedatangan jenazah Hengki, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol Budi Suryanto mengungkapkan, pada Kamis sore (12/4/2018) sekitar pukul 19.00 WIB jenazah Hengki diterbangkan ke Palembang. Kemudian jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhanyangkara Palembang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Rencananya Jumat pagi (13/4/2018), Bapak Kapolda yang akan melakukan rilis,” tandasnya.

Terpisah, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara membenarkan jika pelaku Hengki sudah ditangkap dan tertembak mati oleh anggotanya saat melakukan penangkapan di Brebes Jawa Tengah.

“Usai ditembak, pelaku sempat dilarikan ke rumah sakit namun saat tiba di rumah sakit pelaku Hengki meninggal dunia,” katanya.

Diungkapkan Kapolda, tindakan tegas yang diberikan anggotanya kepada pelaku Hengki sebagai bukti jika dirinya tidak main-main dalam menindak para pelaku kejahatan yang sadis di Sumsel.

“Saya tidak main-main terhadap pelaku kejahatan yang sadis. Saya sikat dan saya rilis di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang,” tegasnya. (ded/den)

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Tiga Rumah Warga Lawang Kidul Hangus Terbakar

Palembang, KoranSN Kebakaran hebat, Minggu siang (22/4/2018) terjadi di kawasan pemukiman rapat penduduk di Jalan ...

error: Content is protected !!