Home / Kota Musi / Herman Deru: Jangan Rusak Keutuhan dengan Perbedaan

Herman Deru: Jangan Rusak Keutuhan dengan Perbedaan

Gubernur H Herman Deru memberikan sambutan pada acara ramah tamah bersama tokoh-tokoh Sumsel. (foto-humas pemprov)

Palembang, KoranSN

Gubernur Sumsel Herman Deru didampingi Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menghadiri acara ramah tamah bersama tokoh-tokoh Sumsel di Hotel Grand Zuri Palembang, Selasa (26/3/2019). Menjelang Pileg dan Pilres yang tinggal hitungan hari, Herman Deru mengaku sangat mengharapkan peran para tokoh ini untuk menjaga kondusifitas di Sumsel.

“Saat ini informasi sudah sangat tidak terbendung terutama di medsos. Untuk masyarakat awam semua yang tersaji ini bisa saja dianggap benar. Makanya perlu info pembanding dan disinilah peran para tokoh Sumsel untuk menjelaskan dan menyaring ini mana yang benar dan tidak,” jelasnya.

Informasi kata Herman Deru saat ini mudah diakses dari segala sumber. Sangat berbeda dengan zaman dulu karena untuk mendapatkan informasi terutama orang di desa harus menunggu 3 hari setelah koran terbit.

“Sekarang ini semua orang bisa membuat media online dengan mudah, ada juga medsos yang setiap hari menyajikan berita-berita. Informasi ini yang hatus disaring,” tambahnya.

Baca Juga :   Wujudkan 10 GOR di Daerah, Herman Deru Ingin Dongkrak Prestasi Atlet Sumsel

Mengutip pernyataan Mahatir Februari lalu, Herman Deru mengatakan bahwa Demokrasi bukanlah sebuah sistem yang sempurna tapi ini adalah yang terbaik saat ini. Karena itu demokrasi mestinya disikapi dengan happy.

“Sistem Kerajaan Arab terpecah begitu juga Suriah. Jadi demokrasi inilah yang terbaik. Makanya saya punya pandangan bahwa kita harus sepakati keutuhan tidak boleh rusak oleh karena beda pilihan, suku, mazhab atau agama dan lainnya. Kita harus sepakati itu,” jelasnya.

Tak bisa dipungkiri lanjut dia, politik adalah alat membangun bangsa untuk menuju kesejahteraan. Meskipun dalam perjalanannya politik kerap membuat sebagian alergi. “ Politik kerap diartikan negatif jadi sebagian orang alergi. Padahal ini alat untuk membangun bangsa,” jelasnya.

Sementara itu Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan sebentar lagi Indonesia akan mencatat sejarah melakulan Pilpres dan Pileg dalam waktu bersamaan.

Baca Juga :   Kapolda Sumsel Larang Takbiran Idul Adha Keliling

“Ini akan menjadi perhatian banyak orang, makanga saya harap semua berjalan baik, tentram dan damai. Semoga ini akan menghasilkan pemimpin yang baik. Ajang ini bukan untuk membenturkan satu pihak dengan lainnya. tapi kita me cari pemimpin yang bisa melanjutkan pembangunan Indonesia,” jelasnya.

Kepada semua tokoh Sumsel ini Kapolda juga meminta tetap menjaga keamanan di Sumsel agar pemimpin kita bisa membangun dengan baik.

“Saya mohon dukungan mewujudkan Pemilu yang damai dan yang sejuk. Kami juga sudah mengecek kesiapan pasukan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Ramah Tamah Ahmad Marzuki mengatakan acara ramah tamah ini bertujuan menjalin silaturahmi dan komunikasi antara suku, agama, etnis dan politik beserta forkompinda untuk menjaha harmonisasi pembangunan Sumsel ke depan.

“Sumsel sudah ada brand zero konflik, ini harus sampai ke anak cucu. 17 April nanti ada Pileg dan Pilpres berdoa semoga 17 april kita lalui dengan baik untuk mendapat pemimoin yang baik,” tutupnya. (awj)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Cegah Kebakaran Lahan, Babinsa Kodim Palembang Tingkatkan Patroli dan Sosialisasi

Palembang, KoranSN Guna mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan yang rawan kebakaran, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.