Home / Advetorial / Herman Deru Targetkan MXGP Sebagai Olahraga yang Permanen di Sumsel

Herman Deru Targetkan MXGP Sebagai Olahraga yang Permanen di Sumsel

Gubernur Sumsel, H Herman Deru bersama Kapolda Sumsel dan Pangdam II Sriwijaya memukul genderang sebagai tanda dibukanya MXGP 2019 di Jakabaring. (foto-ferdinand/koransn)

PEMBUKAAN kejuaraan dunia MXGP Seri Indonesia-Palembang sukses digelar, Minggu (7/7/2019) di OPI Track Jakabaring. Dengan suksesnya event tersebut Gubernur Sumsel H Herman Deru menargetkan MXGP sebagai olahraga permanen di Sumsel.

“Kita memang sangat siap. Bahkan kita sudah targetkan ini jadi even permanen di Sumsel,” ujarnya.

Diungkapkannya, dengan ditargetkannya MXGP ini sebagai olahraga yang permanen, tentunya nanti akan memunculkan prestasi-prestasi untuk mengikuti event nasional atau event internasional.

“Saya targetkan ini menjadi olahraga yang permanen dan saya sudah kontrak selama 5 tahun, karena saya yakin masyarakat Sumsel ini pasti akan berperan nantinya dalam event nasional maupun internasional,” tegasnya

Gubernur Sumsel berharap dengan adanya MXGP ini bukan hanya menjadikan semangat saja tetapi juga menjadi pacuan agar masyarakat sumsel tidak akan ada lagi yang balapan liar di jalanan.

Baca Juga :   DPRD OKU Setujui RAPBD OKU 2019 Rp 1,5 Triliun

“Harapan saya sih masyarakat Sumatera Selatan bukan hanya menonton, tetapi menjadikan ini semangat dan juga ini menjadi pacuan untuk masyarakat kalau kita ngebut bukan di jalan raya tapi di sirkuit,” ujarnya.

Menurut Gubernur H Herman Deru, setelah sukses menjadi tuan rumah SEA Games 2011, ISG 2013, Asean University Games 2014, Kejuaraan FIM Asian Motocross Supercross Championship tahun 2015 seri 3 dan 4, Asian Games 2018 dan 8 tahun melaksanakan Jelajah Alam Serasan Seandanan (JASS) offroad trail adventure di OKU Selatan, ini membuktikan bahwa Provinsi Sumsel memang siap menyelenggarakan MXGP 2019.

Dalam suksesnya event internasional MXGP ini, banyak cerita menarik termasuk soal desain dan pemilihan lokasi sirkuit yang diklaim sangat spesial oleh sejumlah penonton. Tak mengherankan meski harus datang jauh-jauh dari kota asal, mereka mengaku sangat puas.

Seperti dituturkan penggiat otomotif Sumsel yang juga mantan Bupati Lahat Aswari Rivai. Demi menyaksikan langsung event bersejarah itu ia bahkan rela langsung ke Palembang setelah mengikuti touring di Provinsi Lampung.
“Saya sudah beberapa kali nonton MXGP, di Bangka pernah di Thailand juga pernah tapi MXGP di Palembang memang spesial. Kenapa? Desain sirkuitnya keren. Walaupun lahan terbatas tapi desain nya sudah seperti supercross. Kita yang nonton puas karena dari start sampai finish bisa lihat, kalau di tempat lain kan gak bisa,” ujarnya di sela pertunjukan.

Baca Juga :   Lahat Bangun Infrastruktur, Picu Produksi Tanaman Pangan

Sementara Freestyle Riders asal Afrika Selatan, Alastair Sayer mengatakan, sebagai riders yang telah berkecimpung di dunia motocross sejak usia 8 tahun, penyelenggaraan MXGP di Palembang diakuinya tak mengecewakan. Termasuk jumping area yang disajikan. Meski baru perdana menjadi tuan rumah, penyelenggaraan di Palembang tak kalah dibandingkan dengan Semarang.

“Sambutan masyarakat, begitupun pemerintahnya luar biasa. Kami senang bisa ke sini (Palembang). Walaupun luas sirkuitnya sangat terbatas, MXGP di Palembang sangat bagus dan mengesankan” ujarnya singkat. (awj/adv)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Tiga Syeikh Kuwait Meletakkan Batu Pertama SDN 125 Palembang

Syeikh Dr Adnan Assyammari, Syeikh Dr Soleh Al-Mufrij,dan Syeikh Dr Muhammad Al-Harbi didampingi Direktur Yayasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.