Home / Headline / Hiraukan Tembakan Peringatan, Pengedar Sabu di Kemuning Ajak Polisi Bergulat

Hiraukan Tembakan Peringatan, Pengedar Sabu di Kemuning Ajak Polisi Bergulat

Tersangka Andi alias Bondan (tengah) beserta barang bukti sabu saat diamankan di Polsek Kemuning. (Foto-foto/Dedy/Koransn)

Palembang, KoranSN

Andi alias Bondan (24), yang merupakan pengedar narkoba jenis sabu nekat melakukan perlawanan saat aparat kepolisian Polsek Kemuning hendak menangkapnya di Jalan AKBP H Umar Lorong Kelurahan Ario Kemuning Kecamatan Kemuning Palembang.

Tersangka juga menghiraukan tembakan peringatan petugas yang diletuskan berkali-kali saat penangkapan dilakukan, bahkan tersangka mengajak bergulat salah satu anggota polisi yang akan menangkapnya.

Namun dengan kesigapan anggota, akhirnya tersangka Andi alias Bondan berhasil dibekuk, kemudian dibawa ke Mapolsek Kemuning untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari penangkapan tersangka, polisi mengamankan barang bukti tiga paket sedang sabu dan sembilan paket kecil sabu siap edar yang ditemukan di saku celana tersangka.

Saat diamankan di Polsek Kemuning, Senin (4/12/2017) tersangka Andi alias Bondan mengatakan, ia melakukan perlawanan kepada anggota polisi lantaran kaget saat petugas melakukan penyergapan dan penangkapan.

“Saya kaget dan terkejut, makanya melawan dan mencoba kabur. Namun saat berlari saya berhasil dikejar polisi, hingga saya mengajak anggota itu bergulat. Ini saya lakukan karena takut tertangkap,” kata warga Jalan AKBP H Umar Lorong Harapan Jaya Kelurahan Ario Kemuning Kecamatan Kemuning Palembang ini.

Menurutnya, jika dirinya sudah sekitar tiga bulan belakangan ini menjadi pengedar sabu di kawasan Kemuning. Dimana untuk semua sabu yang dijualnya, diperoleh tersangka dengan cara membeli kepada seorang bandar sabu di kawasan 14 Ilir Palembang.

“Sabu itu saya beli dengan Daud di 14 Ilir seharga Rp 500 ribu. Kemudian saya pecah menjadi tujuh paket, setiap paketnya saya jual seharga Rp 250 ribu, Rp 200 ribu hingga Rp 70 ribu. Dari menjual sabu ini, saya hanya dapat untung sekitar Rp 200 ribu, yang uangnya digunakan untuk beli rokok dan beli baju,” ujar bujangan ini yang juga mengaku bekerja sebagai buruh bangunan.

Tersangka Andi alias Bondan saat digiring petugas kepolisian.

Dijelaskannya, jika ia kenal dengan bandar sabu bernama Daud dari temannya.

“Dulu saya dan teman saya sering membeli sabu dengan Daud makanya kenal. Tapi sudah lama saya tidak membeli, dan barulah tiga bulan belakangan ini, saya kembali membeli sabu kepadanya. Memang, kalau beli sabu di sana, baik untuk dipakai sendiri atau untuk dijual kembali, bandar sabunya tidak mau ngasi kalau tidak kenal dengan si pembelinya. Namun, biasanya Daud dan rekan-rekannya kerap duduk-duduk di lorong yang ada di kawasan 14 ilir tersebut,” ungkapnya.

Sementara Kapolsek Kemuning Palembang, AKP Robert P Sihombing mengatakan, penangkapan tersangka Andi alias Bondan berawal saat polisi yang sedang melakukan patroli di Jalan AKBP H Umar melihat gerak-gerik tersangka yang mencurigakan. Kemudian, saat didekati oleh petugas tersangka berlari hingga dilakukan pengejaran.

“Saat pengejaran tersangka dilakukan, anggota kita mengatakan jika anggota polisi. Tapi tersangka malahan melarikan diri sehingga petugas meletuskan tembakan peringatan berkali-kali. Namun tersangka tak menghiraukannya dan terus lari, hingga akhirnya anggota yang melakukan pengejaran berhasil menyusul tersangka. Akan tetapi saat hendak ditangkap, tersangka ini melawan hingga antara tersangka dan salah satu anggota bergulat,” papar Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, disaat bergulat tersebutlah petugas berhasil memborgol tangan tersangka. Kemudian, polisi melakukan penggeledahan dan ditemukan barang bukti paket sabu di saku celana tersangka.

“Kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Kemuning. Dengan tertangkapnya tersangka maka saat ini kami masih melakukan pengembangan untuk menangkap bandar besarnya. Sedangkan, untuk mempertangungjawabkan perbuatannya, tersangka Andi alias Bondan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang No 35 Tahun 2009,” tegas Kapolsek. (ded)

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Pemkot Palembang Diminta Tuntaskan Dugaan Pungli di Pasar Cinde

Pelmbang, KoranSN Ratusan pedagang Pasar Cinde mendatangi Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Senin (11/12/2017). Kedatangan ...

error: Content is protected !!