Hujan Petir Disertai Angin Kencang Masih Terjadi

Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel menghimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai potensi hujan dengan intensitas lebat disertai petir atau kilat dan angin kencang, yang diperkirakan masih terjadi di Kota Palembang.

Peringatan dini itu tak hanya berpotensi terjadi di Palembang saja, kemungkinan beberapa wilayah di Sumsel seperti; OKI, OKU, Banyuasin, Muara Enim, Ogan Ilir, Musi Rawas, Lahat, Prabumulih, Musi Banyuasin dan PALI juga akan mengalami cuaca buruk yang disebabkan musim peralihan tersebut.

Hal ini disampaikan langsung Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi SMB II Palembang BMKG Sumsel, Bambang Beny Setiaji, Minggu (28/10/2018).

Dijelaskan Beny, sedangkan untuk hujan lebat dan angin kencang di kawasan Jakabaring yang terjadi Sabtu kemarin (27/10/2018) hingga merobohkan beberapa bangunan, disebabkan oleh awan hujan hitam pekat (Awan Cumulonimbus) yang muncul karena kondisi udara di kawasan Jakabaring relatif hangat sehingga terjadi pertumbuhan awan itu dan membuat perbedaan tekanan yang sangat signifikan hingga menimbulkan angin kencang.

Baca Juga :   4.770 Personil Gabungan TNI-Polri Siap Amankan Pemilu di Sumsel

“Karakteristik permukaan topografi wilayah Jakabaring sendiri yang relatif rata, dan sebagian besar merupakan lahan gambut membuat pertumbahan awan Cumulonimbus terjadi di wilayah tersebut,” jelasnya.

Masih katanya, menyikapi peralihan musim atau sudah masuknya musim pancaroba saat ini maka masyarakat dihimbau sebaiknya untuk tidak banyak melakukan aktivitas di luar rumah.

“Sebaiknya masyarakat jangan banyak melakukan aktivitas di luar rumah. Sebab prakiraan cuaca oleh BMKG untuk wilayah Sumsel potensi terjadinya hujan disertai petir diprediksi masih terjadi di wilayah OKI, Banyuasin, Musi Banyuasin, Muara Enim, Ogan Ilir, Palembang dan Musi Rawas. Sedangkan untuk potensi hujan ringan terjadi di Pagaralam, Lahat dan Prabumulih. Sementara potensi hujan lokal kemungkinan terjadi di Musi Rawas Utara, Lubuk Linggau, PALI, Empat Lawang, OKU, OKU Timur dan OKU Selatan,” katanya.

Dijelaskannya, sedangkan untuk suhu udara sendiri, di wilayah Sumsel dataran rendah sekitar Palembang, Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Ilir dan OKI mencapai 24–33 °C dengan kelembaban udara 60%-98%. Sementara suhu udara di wilayah Sumsel dataran tinggi yakni disekitar Empat Lawang, Lubuk Linggau, Lahat, Pagaralam dan OKU Selatan mencapai 19–31 °C dengan kelembaban udara 70%-100%.

Baca Juga :   Harnojoyo Temukan Coran Penyebab Banjir di Mayor Ruslan

“Untuk kondisi angin yang berpengaruh akan cuaca di Sumsel seperti angin di Timur Laut-Selatan dengan kecepatan 4–27 Km/jam dan tinggi gelombang laut di Selat Gelasa, Selat Bangka Bagian Utara dan Selatan mencapai 0.2–1.0 m serta angin di Tenggara–Barat berkecepatan 03–25 Km/jam,” terangnya.

Diketahui, dua hari belakangan wilayah Sumsel khusunya Palembang diterpa hujan disertai angin kencang. Akibat cuaca buruk tersebut banyak rumah warga dan sejumlah bangunan di kawasan Jakabaring roboh usai dihantam angin saat hujan petir terjadi. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Ketua DMDI Indonesia H Herman Deru Mandatkan H Rusli Habibie Sebagai Ketua DMDI Gorontalo

Palembang, KoranSN   Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru yang juga Ketua Dunia Melayu …