Hujan Tinggi, 100 Rumah Warga Kapuas Hulu-Kalbar Terendam Banjir

Sejumlah rumah warga Kecamatan Putussibau Selatan, wilayah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat terendam banjir. (foto-antaranews)

Putussibau, Kalbar, KoranSN

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat Gunawan mengatakan banjir di daerah itu sudah merendam sekurangnya 100 rumah di empat kecamatan dengan kedalaman air mencapai 50 cm hingga dua meter akibat curah hujan tinggi.

“Saat ini sudah ada kurang lebih 100 lebih rumah di Kapuas Hulu terendam banjir, sejumlah titik jalan nasional juga sudah terendam air,” katanya saat dihubungi ANTARA di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Minggu.

Ia menjelaskan atas laporan dari pihak kecamatan saat ini ada empat kecamatan yang sudah terendam banjir yaitu Kecamatan Putussibau Utara, Putussibau Selatan, Bika, Kalis dan Kecamatan Embaloh Hilir.

Baca Juga :   Mendes Nilai Penanganan COVID-19 di Desa Sangat Efektif dan Efisien

Menurut dia, di Kecamatan Putussibau Utara banjir menggenangi Kelurahan Hilir Kantor, Kelurahan Putussibau Kota, Desa Pala Pulau, Mendalam dan Sambus.

Sedangkan di Kecamatan Putussibau Selatan di Kelurahan Kedamin Hilir, Desa Sungai Uluk, Jaras, Kampung Jati dan Desa Bungan.

Untuk Kecamatan Bika banjir merendam Desa Teluk Sindur, Ujung Pinang, Bika, Nanga Mandai, Penyeluang dan Desa Jelemuk.

Sedangkan di Kecamatan Embaloh Hilir banjir juga merendam Desa Ujung Bayur dan Desa Nanga Embaloh, dan di Kecamatan Kalis banjir terjadi di Desa Nanga Kalis.

“Curah hujan di Kapuas Hulu masih cukup tinggi, jadi diprediksi banjir akan semakin meluas, kami minta masyarakat waspada banjir besar,” katanya.

Baca Juga :   Masyarakat Antusias Saksikan Karnaval Pembangunan

Dengan kondisi banjir saat ini pihaknya meminta masing – masing pihak kecamatan segera melaporkan kondisi dan perkembangan bencana di daerah itu.

“Kami melakukan kaji cepat, evakuasi dan berkordinasi dengan pihak kecamatan yang terdampak banjir dan kami minta pihak kecamatan selalu upadate melaporkan perkembangan banjir,” demikian Gunawan. (antara/ima)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

BPBD Cianjur: Alat Deteksi Dini Tsunami di Pantai Selatan Rusak

Cianjur, KoranSN Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, Jawa Barat, kesulitan mendeteksi potensi tsunami karena …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.