Hutang Pemkot Palembang Mencapai Rp 168 Miliar

Kepala Bidang (Kabid) Akutansi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palembang, Zulfikri. (foto-reigan/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Belum genap satu periode tahun 2017. Hutang Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sudah mencapai Rp 168 miliar lebih atau Rp 168.236.358.499.93. Hal ini disampaikan langsung Kepala Dinas Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palembang, melalui Kepala Bidang (Kabid) Akutansi BPKAD Kota Palembang, Zulfikri

Dikatakannya, terhitung sejak tanggal 1 Januari sampai 30 Juni 2017 awalnya hutang Pemkot Palembang berjumlah Rp 221.732.641.955.01.
Namun, sebanyak 80 persen sudah dibayarkan.

“Jadi sebagian sudah kita bayar dan sekarang utang Pemkot Palembang sisanya yang akan kita lunasi sebanyak Rp 168 miliar lebih atau
Rp 168.236.358.499.93,” ungkapnya, Rabu (12/7/2017).

Menurutnya, hutang Pemkot Palembang lebih meningkat dibanding tahun 2016 lalu dikarenakan Palembang banyak melakukan pembangunan dalam segi infrastruktur, apalagi menjelang Asian Games 2018 mendatang.

Baca Juga :   Kominfo Palembang Agendakan Gowes Bersama Awak Media

Lanjutnya, untuk hutang beban (Hutang jangka panjang) tahun 2016 lalu sebanyak, Rp 57.713.883.543.49. Sementara hutang jangka pendek totalnya Rp 211.638.499.242.79. Tapi itu semua sudah dilunasi.

“Terjadi peningkatan dari tahun kemarin dikarenakan keterlambatan dari pihak ketiga mengurus SP2D, jadi kita mengharapkan kepada dinas terkait untuk segera mencairkan dana dan memberikan kepada Pemkot, agar kita juga bisa melunasi sisa utang yang ada,” jelasnya.

Masih kata Zulfikri, dari tahun 2017 memang ada peningkatan dibanding tahun 2016. Namun pada tahun 2015 lalu hutang Pemkot Palembang hanya Rp 17.753.073.205.49 untuk hutang beban, sementara hutang jangka Pendek Rp 43.349.805.202.38.

Baca Juga :   Polisi Terus Usut Kejanggalan Tewasnya Dalina Akollo

“Dari tahun 2015 ke tahun 2016 terjadi peningkatan karena keterlambatan pencairan. Dana Bagi Hasil (DBH) dari pihak Provinsi. Jadi kita terlambat mencairkan kepada pihak ketiga dalam artian kepada dinas dinas terkait lainnya,” tandasnya. (rgn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Diresmikan MenPAN-RB, Palembang Miliki Mall Pelayanan Publik

Palembang, KoranSN Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (MenPAN-RB), Tjahjo Kumolo hadir …