IBI OKI Harus Bekerja Profesional

Bupati OKI, H Iskandar SE memotong nasi tumpeng saat acara HUT IBI OKI. (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Momen hari ulang tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang ke-66 dimanfaatkan IBI Kabupaten OKI untuk semakin memantapkan IBI sebagai profesi bidan dan IBI yang pofesional.

Ketua IBI OKI Hj Rosmiati Husni AMKeb menegaskan, umur 66 tahun bukanlah umur yang muda.

“Oleh karena itu, bidan harus mampu bekerja profesional dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya saat pembukaan seminar sehari di Gedung Kesenian Kayuagung, Selasa (8/8/2017).

Seminar dengan tema Anak ASI Bidan Hebat yang menghadirkan narasumber dr Lula Kamal MSc kemarin diharapkan dapat menambah pengetahuan tentang pentingnya ASI eksklusif. Dimana ASI eksklusif ini masuk dalam kedalam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Baca Juga :   "New Normal" Harus Sesuai Protokol Kesehatan

Bupati OKI, H Iskandar SE yang membuka acara seminar sehari HUT IBI ke-66 menuturkan, bidan adalah satu aspek yang sangat penting dalam pembangunan kesehatan.

“Bidan dalam hal ini melakukan pendampingan, mengedukasi ibu mulai dari mengandung, melahirkan hingga masa menyusui,” katanya.

Lanjut Iskandar, para bidan harus mampu melaksanakan tugas sesuai dengan fungsinya. “Kami mengharapkan ibu-ibu bidan ini juga bisa bekerja dengan hati bekerja dengan ikhlas. Insyallah bisa mewujudkan cita-cita kita semua,” jelasnya.

“Yang menjadi PR kita adalah untuk terus menekan angka kematian bayi hingga mencapai target 0 persen. Kedepan, dengan berbagai program dan nilai kasih sayang ini akan lebih ditekan dengan target kita,” pungkasnya.

Baca Juga :   OKI Peringkat 4 Termiskin, Iskandar Angkat Bicara

Berdasarkan data yang dihimpun wartawan, jumlah anggota IBI Kabupaten OKI berjumlah 1.009 bidan, mulai dari Pekerja Negeri Sipil (PNS), PTT, praktik swqsta, praktik mandiri serta klinik bersalin. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Infrastruktur dan SDM Masih Kendala Pembelajaran Daring

Lahat, KoranSN Sosialisasi dan kunjungan kerja Dewan Pendidikan Sumatera Selatan ke tiga wilayah kabupaten yaitu …