Idul Adha: Bupati OKI Ingatkan Masyarakat Patuhi ProKes dan Waspada Karhutla

Bupati OKI berdialog dengan ulama dan Ketua Masjid. (foto-maniso/koransn/ist)

BUPATI Kabupaten OKI, H Iskandar SE secara terus menerus mengingatkan masyarakat di Bumi Bende Seguguk agar mematuhi protokol kesehatan (ProKes) di segala aktivitas di new normal dan mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Himbauan ini dituturkan bupati saat Sholat Idul Adha 1441 H di Masjid Agung Sholihin Kayuagung, Jumat (31/7/2020).
Pada Sholat Idul Adha tersebut, seluruh jamaah di masjid ini dan lainnya diwajibkan memakai masker, membawa peralatan shalat mandiri, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Bupati Iskandar menyampaikan, dengan adanya penyesuaian akibat pandemi Covid-19, umat Islam di Kabupaten OKI agar mengembalikan makna Idul Adha pada ketaqwaan terhadap Sang Pencipta dan tetap khidmat dalam beribadah.

“Meski di tengah pandemi ini, pemerintah menyadari pembangunan tetap harus berjalan, geliat perekonomian dan kesejahterahan harus terus ditingkatkan. Demikian juga pelayanan kepada masyarakat tetap dilaksanakan sesuai dengan prosedur,” jelasnya.

Baca Juga :   Gubernur dan Pimpinan DPRD Sumsel Sepakati KUA dan PPAS APBD Sumsel Tahun 2019

“Pemkab OKI tidak berhenti untuk terus mengingatkan kepada masyarakat agar waspada dan mematuhi ProKes,” tambahnya.

Selain itu Iskandar juga mengingatkan warga, musim kemarau puncaknya diperkirakan pada bulan Agustus ini. Dari itu ia menghimbau masyarakat OKI untuk mengantisipasi bencana kebakaran hutan, kebun dan lahan.

Sementara Drs H Antonius Leonardo MSi selaku Ketua Takmir Masjid Agung Sholihin menyampaikan, pihaknya melakukan persiapan matang untuk menjaga jamaah Shalat Ied tetap mematuhi protokol kesehatan.

Pantauan di Desa Buluh Cawang Kayuagung, pelaksanaan Sholat Idul Adha juga berlangsung khidmat dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Hal ini adalah bentuk ikhtiar kita, memaknai arti kesabaran dan ketaqwaan Nabi Ibrahim dan Ismail dalam perayaan Idul Adha. Dan sesuai peraturan untuk menghindarkan kita dari penyebaran Covid-19, ini tidak akan mengurangi rasa khusyuk kita untuk beribadah kepada Allah,” ujar Syafrudin selaku Kades Desa Buluh Cawang.

Baca Juga :   Bupati Ogan Ilir Sampaikan Nota RAPBD Tahun 2019

Kekhidmatan dan kekhusyukan juga terasa di GOR Buluh Cawang yang menjadi tempat pelaksanaan Sholat Idul Adha. Hal ini merupakan bukti pandemi Covid-19 bukan menjadi penghalang dalam melaksanaan aktivitas termasuk ibadah, sinergitas dan kepatuhan semua pihak terhadap protokol kesehatan menjadi kunci memutus penyebaran Covid-19 di Indonesia, khususnya di Bumi Bende Seguguk. (iso/adv)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Bupati Banyuasin Kukuhkan 252 CPNS Formasi Tahun 2019

SEBANYAK 252 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Banyuasin Formasi Tahun 2019 resmi dikukuhkan Bupati …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.