Imigrasi Palembang Bantah Lakukan Pungli Terhadap Wisatawan Malaysia

Kepala Imigrasi Palembang, Budiono saat diwawancarai sejumlah awak media. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Terkait adanya celotehan Pungutan Liar (Pungli) di sosial media facebook yang di tulis oleh wisatawan Malaysia di akun facebook bernama Mohd Fazli Bin Abullah, Kepala Imigrasi Palembang, Budiono kemarin membantah semua tudingan miring yang mencemarkan nama Imigrasi tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Budiono menerangkan, Pungli itu dampak kekesalan wisatawan tersebut terhadap pelayanan namun bukan berarti tudingan Pungli sebesar Rp 300 ribu itu dilakukan oleh petugas Imigrasi.

“Belum diketahui, siapa yang melakukan Pungli itu, namun saya pastikan bukan dilakukan oleh Imigrasi, karena petugas kita yang saat itu bertugas sudah saya panggil dan saya mintai keterangannya. Petugas kita mengaku jika bukan dirinya yang melakukan Pungli itu,” katanya.

Menurutnya, ia sudah memerintahkan jajarannya untuk melakukan pemeriksaan terhadap petugas yang saat itu sedang bertugas.

“Petugas kami sama sekali tak melakukan hal tersebut, namun terkait masalah ini kami akan memanggil salah satu pihak maskapai penerbangan yang di duga oknum pegawainya yang melakukan Pungli terhadap wisatawan tersebut. Kami sudah memberikan surat pemanggilan kepada pihak maskapai itu untuk pemeriksaan, jika nanti ditemukan pelanggaran yang dilakukan oknum pegawai maskapai tersebut hingga mencemarkan nama baik Imigrasi, kami akan membawa perkara ini ke ranah hukum sesuai aturan yang ada,” terangnya.

Baca Juga :   Pingsan di Pesawat, Penumpang Lion Air di Palembang Meninggal Dunia

Dijelaskannya, Imigrasi akan mengklarifikasi ke pihak maskapai tersebut, kenapa sampai mengatakan demikian dengan memintai uang Rp 300 ribu kepada wisatawan tersebut.

“Hasil pemeriksaan terhadap petugas Imigrasi yang saat itu bertugas di sana, anggota kami ini dengan tegas menjelaskan sama sekali tidak meminta uang atau memaksa memberikan uang kepada wisatawan itu,” ungkapnya.

Namun di tengah pemeriksaan lanjutan nantinya ditemukan adanya kelalaian yang mengarah jika petugas Imigrasi yang melakukan Pungli itu, Budiono menegaskan, tidak segan-segan akan menindak oknum tersebut dengan sanksi yang berlaku bahkan pemecatan.

Sebelumnya, cuitan dalam akun facebook Mohd Fazli Bin Abdullah di dalam grup facebook Backpacker Buddies Malaysia (BBM) menyebutkan jika dirinya mengalami dugaan suap yang dilakukan oknum oknum saat berada di Bandara SMB II Palembang, ketika hendak pulang ke negaranya Malaysia selepas melakukan perjalanan liburan mengelilingi beberapa tempat di Pulau Sumatera.

Baca Juga :   Sepeda Motor Pengawas Ujian Raib Dicuri Maling

Namun ketika menunggu keberangkatan penerbangan, petugas imigrasi meminta Mohd Fazli menunjukkan tiket balik ke negaranya. Namun wisatawan itu tak memiliki tiket.

Dalam tulisannya, itu petugas imigrasi tetap tak memperbolehkannya masuk ke wilayah Indonesia tanpa tiket balik ke Malaysia. Mohd Fazli bahkan sempat mempertanyakan peraturan tersebut benar apa tidak.

Meski terus memaksa, Mohd Fazli tetap tak diperkenankan masuk dan harus pulang ke negaranya dengan cara di deportasi.
Namun, petugas tersebut memberikan saran kepada wisatawan Malaysia tersebut rahasi agar bisa tetap melanjutkan perjalanan yakni cukup dengan memberikan uang Pungli sebesar Rp 300 ribu ke oknum petugas tersebut. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Anggota DPR: Mitra Kerja Sudah Ingatkan Menteri KKP Agar Hati-hati

Jakarta, KoranSN Anggota Komisi IV DPR, Bambang Purwanto mengatakan, mereka sudah memperingatkan mitra kerjanya, Menteri …