Ini Identitas 11 Penumpang Speedboat Awet Muda yang Hilang Usai Kecelakaan di Banyuasin

Jenazah korban Mulyono dan anaknya Bunga saat berada di ruang Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang. (Foto-Dedy/Koransn)

Palembang, KoranSN

Direktur Polair Polda Sumsel, Kombes Pol Robinson Siregar, Kamis (4/1/2018) mengungkapkan hingga kini tim gabungan dari Direktorat Polair Polda Sumsel, Basarnas dan SAR masih melakukan pencarian 11 penumpang Speedboat merek Awet Muda yang tenggelam usai dihantam ombak di perairan Tanjung Sere Bagan 13 Banyuasin.

“11 penumpang speedboat yang hilang masih dalam pencarian, sedangkan dua jenazah korban yang ditemukan telah di evakuasi ke Rumah Sakit Bahayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Masih dikatakan, semua identitas penumpang speedboat saat ini telah berhasil didata oleh anggota di lapangan.

Adapun 11 identitas korban yang hilang:

1. Yusril.
2. Doyok.
3. Henmas.
4. Iriko.
5. Ujang Obral.
6. Ujang Mas.
7. Willy.
8. Arisal.
9. Sief.
10. Naziri.
11. anak dari Naziri.

Sedangkan identitas korban yang meninggal dunia dan jenazahnya telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang yakni:

1. Mulyono.
2. Bunga (Anak dari Mulyono).

Sementara identitas 42 korban yang selamat yakni:

1. Indriadi 30 Tahun, warga Perum Palembang.

2. Asril 25 Tahun, warga Perum Palembang.

3. Sangkur 29 Tahun, warga Palembang.

4. Ali 23 Tahun, warga Rusun Palembang.

5. Panjes 24 Tahun, warga Palembang.

6. Darul 35 Tahun, warga Ogan Ilir.

7. Zakar 70 Tahun, warga Palembang.

Baca Juga :   Polisi Agendakan Periksa 15 Saksi Terkait Kebakaran Kantor Kejagung

8. Nursidik 54 Tahun, warga Tanjung Lago.

9. Prat 43 Tahun, warga Palembang.

10. Fredi 35 Tahun, warga Tanjung Karang.

11. Rahma 19 Tahun, warga Kenten Banyuasin.

12. Soiba 68 Tahun, warga Palembang.

13. Panca 31 Tahun, warga KM12 Palembang.

14. Chandra 30 Tahun, warga Ogan Ilir.

15. Makmur 58 Tahun, warga Kertapati Palembang.

16. Cisal 52 Tahun, warga Perum Palembang.

17. Ali 53 Tahun.

18. Suhaimi 54 Tahun, warga Meranjat.

19. Tarmin 29 Tahun, warga Ogan Ilir.

20. Rob 49 Tahun, warga Simpang PU.

21. Bayat 25 Tahun, warga Tanjung Rajo.

22. Rendi 23 Tahun, warga Tanjung Rajo.

23. Mad 61 Tahun, warga Palembang.

24. Jep 30 Tahun, warga Rusun Palembang.

25. Anggi 21 Tahun, warga Perumnas Pelembang.

26. Mon 42 Tahun, warga Perumnas Pelembang.

27. Tris 27 Tahun, warga Perumnas Palembang.

28. Syafrizal 44 Tahun, 7 warga Betung Banyuasin.

29. Nurman 41 Tahun, warga Sako Kenten.

30. Yefrizon 48 Tahun, warga KM. 15 Palembang.

31. Arlis – Tahun, warga Perumnas Palembang.

32. Hendri 38 Tahun, warga Perumnas Palembang.

33. Arif 29 Tahun, warga 10 Ulu Palembang.

34. Kopik, warga Dusun 2 Segayam.

35. Nasik warga 26 Ilir Palembang.

36. Herman 56 Tahun, warga Perumnas Palembang.

37. Rofi 28 Tahun, warga Palembang.

38. Ahmad 40 Tahun, warga Palembang.

39. Yuda 45 Tahun, warga Palembang.

Baca Juga :   Nambah 14, Covid-19 di Sumsel Jadi 1.869 Kasus

40. Rahman.

41. Ipuh.

42. Somad (Kenek speedboat).

“Sementara untuk serang speedboat atas nama Adi menghilang dan masih dalam pencarian,” tandas Robinson.

Diberitakan sebelumnya, Speedboat merek Awet Muda yang melaju dari kawasan Primer 2 Karang Agung Muba tujuan Palembang, Rabu (3/1/ 2018) pukul 18. 00 WIB terbalik dan tenggelam usai diterjang ombak di perairan Tanjung Sare Bagan 13 Banyuasin. Akibatnya, dua penumpang tewas dan 11 penumpang hilang.

Direktur Polair Polda Sumsel, Kombes Pol Robinson Siregar mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat speedboat yang diserangi oleh Adi, warga Karang Agung Muba membawa penumpang hendak menuju Palembang. Setiba di perairan Tanjung Sere Banyuasin speedboat di hantam ombak, karena saat itu kondisi cuaca tidak baik. Sehingga mengakibatkan haluan speedboat patah dan langsung tenggelam.

“Dari kejadian ini 2 penumpang Speedboat Awet Muda meninggal dunia dan 11 penumpang belum ditemukan, hingga kini para korban yang hilang masih dalam pencarian petugas,” kata Robinson.

Menurutnya, usai mendapati informasi adanya kejadian tersebut pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian, mengevakuasi dan menolong para korban.

“Sementara untuk korban yang meninggal dunia dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Buka Peluang Tetapkan Tersangka Korporasi Dalam Kasus Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang menetapkan tersangka korporasi dalam kasus suap terkait …