Inisiasi Hilirisasi Karet Sawit Hingga Gambir Muba Diganjar Penghargaan

Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin. (Foto-Humas Pemkab Muba)

Sekayu, KoranSN

Dinilai berhasil mengembangkan wilayahnya dalam sektor perdagangan, pariwisata, investasi dan industri, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menerima penghargaan Government CI-EL Award 2020 kategori Silver Indonesia Industry Award.

Penghargaan diberikan melalui video virtual zoom, Kamis (17/9/2020).

Penghargaan tersebut diberikan kepada kota dan kabupaten di Indonesia, yang dinilai berhasil mengembangkan wilayahnya dalam empat sektor terutama di masa pandemi Covid-19.

Government CI-EL Award 2020 sendiri merupakan penghargaan pertama yang diselenggarakan oleh CI-EL Academy bagi kota dan daerah yang mendaftar. Meski begitu, penilaian kepada para penerima award dilakukan oleh pihak di luar pemerintahan.

Founder & Chairman CI-EL Academy, Hermawan Kartajaya menuturkan, para pemimpin daerah harus menerapkan kreativitas dan inovasi pada keempat sektor yaitu trade, tourism, investment, dan industry.

Baca Juga :   1.036 Nelayan Muba Terima Bantuan Konversi BBM ke BBG

“Juri kita semua dari swasta supaya tidak bias, yang kita lihat dari sisi marketing dan entrepreneurshipnya,” ujar Hermawan.

Lebih lanjut Hermawan menjelaskan, kategori industri sendiri adalah penghargaan bagi daerah yang mengembangkan standarisasi industri, menciptakan program yang menghasilkan industri baru serta inovasi industri dengan teknologi.

“Saya ucapkan selamat kepada para pemenang semoga menginspirasi daerah-daerah lain,” tutup Hermawan.

Terpisah, Bupati Muba Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menyampaikan, ucapan terimakasih kepada MarkPlus, Inc yang telah memberikan penghargaan CI-EL Award 2020, pada Jakarta Marketing Week 2020 yang bertemakan Government Day secara daring.

“Alhamdullilah, capaian ini tentu berkat kerja keras Pemkab Muba bersama masyarakat. Kita ketahui bahwa pandemi COVID-19 telah mengakibatkan perlambatan ekonomi dan juga penurunan ekonomi masyarakat dikarenakan turunnya harga komoditas salah satunya karet dan sawit,” ujarnya.

Baca Juga :   Gambo Muba Buat Hari Jadi ke-63 Lebih Berwarna

Lanjut Dodi, inovasi Musi Banyuasin diantaranya adalah dengan hilirisasi karet melalui program aspal karet yang dapat menaikkan perekonomian petani karet rakyat, dan juga hilirisasi sawit melalui Program Biofuel merubah sawit jadi bahan bakar nabati (BBN), serta hilirasi Gambir dengan Program Wastra Gambo Muba yang menjadi perhatian dunia nasional maupun internasional terkait pemanfaatan pewarna alami.

“Pada akhirnya program-program hilirisasi ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian petani karet, sawit dan gambir di Kabupaten Musi Banyuasin,” pungkasnya. (tri)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Realisasi Pembangunan dan Serapan Keuangan Pemkab Muba Stabil

Sekayu, KoranSN Meski sedang dihadapkan pada pandemi wabah COVID-19, namun kinerja Pemerintahan Kabupaten Musi Banyuasin …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.