Home / Headline / Inta Ferin Mahasiswi PGRI Palembang Ditemukan Tewas di Sungai Musi

Inta Ferin Mahasiswi PGRI Palembang Ditemukan Tewas di Sungai Musi

Gatot Marjuki ayah korban Inta Ferin saat berada di Rumah Sakit Bayangkara Palembang. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Inta Ferin (30), mahasiswi Semester V Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Palembang, Jumat (1/11/2019) pukul 06.45 WIB ditemukan tewas mengapung di Sungai Musi, tepatnya di depan dermaga Pelabuhan Boombaru Palembang.

Pihak kepolisian Sat Polair Polresta Palembang yang mendapati informasi dari nelayan terkait penemuan jenazah korban langsung mendatangi TKP.

Setiba di lokasi, pihak kepolisian mengevakuasi jenazah korban dan membawa jenazah ke Rumah Sakit Bayangkara Palembang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Polair Polresta Palembang, Kompol Cahyo Yudo Winarno mengatakan, penemuan jenazah korban bermula saat personil Sat Polair Polresta Palembang yang mendapatkan informasi dari masyarakat adanya sosok mayat terapung di perairan Sungai Musi di depan dermaga Pelabuhan Boombaru.

“Laporan tersebut langsung kami tindak lanjuti, dan anggota Sat Polair Polresta Palembang mendatangi TKP dengan menggunakan speedboat,” katanya.

Baca Juga :   Komplotan Perampok Disertai Penyekapan di BRI PALI Diringkus
Pihak kepolisian Sat Polair Polresta Palembang mengevakuasi jenazah Inta Ferin yang ditemukan di Sungai Musi, tepatnya di depan dermaga Pelabuhan Boombaru. (Foto-Sat Polair Polresta Palembang)

Masih dikatakannya, setelah itu jenazah korban dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

“Saat ditemukan jenazah korban berpakaian baju biru, celana hitam memakai cincin perak di jari tangan kanan, dan memakai anting-anting emas bulat. Berdasarkan keterangan keluarga korban, diketahui jika jenazah tersebut yakni Inta Ferin, dimana sebelumnya keluarga korban telah membuat laporan ke Polresta Palembang dikarenakan korban menghilang,” tandas Kasat.

Gatot Marjuki (47), warga Desa Rejosari Jalur 14 Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin selaku ayah dari korban membenarkan, jika jenazah tersebut merupakan anaknya Inta Ferin yang sebelumnya sudah dilaporkan dirinya ke Polresta Palembang karena hilang dari kosan.

Baca Juga :   BBM Turun, Tarif Angkutan Tidak Ikut Turun

“Benar dia adalah anak saya,” ungkapnya berlinang air mata saat ditemui di ruang forensik Rumah Sakit Bayangkara Palembang.

Menurut Gatot, anaknya tersebut hilang dari kosan yang berlokasi di belakang Universitas PGRI Palembang pada Rabu sore (30/10/2019).

“Selama ini anak saya mengeluh sakit mata. Kemudian saya bawa ke rumah sakit mata, dan kata dokter jika putri saya mengalami iritasi di matanya. Karena penyakit mata tersebut sudah kurang lebih dua bulan dideritanya, makanya selama ini anak saya cemas, itu saja yang menjadi keluhan anak saya,” paparnya.

Dilanjutkannya, jika korban kesehariannya mahasiswi di Universitas PGRI Palembang, dan selama ini korban tinggal di Palembang dengan ngekos di belakang Kampus PGRI.

“Di PGRI anak saya Semester V Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Sebelum korban hilang dan ditemukan meninggal dunia, dia (korban) sempat menulis surat di kertas yang ditinggalkannya di kamar kosan. Adapun isi surat tersebut tertulis permintaan maaf untuk saya dan keluarga,” ungkapnya. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Posting Ujaran Kebencian di Medsos, Warga Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel

Palembang, KoranSN Forum Persatuan Pecinta Habib dan Ulama Kota Palembang, Jumat (15/11/2019) melaporkan ‘DS’, warga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.